Jakarta Terancam Tenggelam, Ganjar: Jateng Sudah Tenggelam

AKURAT.CO, Gubenur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengunjukkan fakta-fakta bahwa sebagian wilayah di Jateng sudah tenggelam akibat perubahan iklim.
Hal tersebut diungkap Ganjar dalam diskusi virtual bertema "Jakarta Tenggelam" yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di YouTube kemarin malam (10/8/2021).
"Banyak yang bertanya kenapa Jakarta yang tenggelam? Jangan khawatir Jateng sudah tenggelam. Beberapa bagian sudah tenggelam. Jadi nggak boleh bilang nggak. (Jateng) sudah tenggelam," ujarnya.
Dalam paparannya, Ganjar menunjukkan peta wilayah Jateng yang sudah mengalami penurunan permukaan tanah atau land subsidence. Sejumlah daerah tersebut meliputi Semarang, Demak, Brebes hingga Kabupaten dan Kota Pekalongan. "Kami memang konsen betul pada beberapa kota yang hari ini beberapa bagiannya sudah tenggelam," kata Ganjar.
Dia mencontohkan area yang sudah tenggelam seperti daerah Sayung di Desa Bedono Kabupaten Demak. Daerah ini sudah tak dihuni, ditinggal oleh warganya yang telah diungsikan. Bahkan, salah satu wilayah di Brebes sudah menjadi hutan bakau lantaran tenggelam. "Jadi, kalau bicara apakah akan tenggelam? Ini udah tenggelam ini. Udah hilang ini daerahnya. Bahkan sudah diungsikan (warganya)," ujar Ganjar.
Ganjar mengatakan sejatinya potensi sejumlah wilayah Indonesia tenggelam bukan bahasan baru. Pembahasan Jakarta tenggelam yang belakangan ramai karena yang berbicara Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. "Ini nasib saya sama Mas Anies (Gubenur DKI Jakarta) sama. Oleh karena kemarin yang ngomong Joe Biden maka semua berteriak. Padahal dulu peneliti dari LIPI sudah ngomong lama," ucapnya.
Menurut Ganjar, selain karena perubahan iklim, land subsidence terjadi lantaran masifnya pembangunan. Tak hanya itu, eksploitasi air tanah juga menjadi penyebab land subsidence dan permukaan air laut naik. "Maka kemudian bagaimana kita bisa mengambil sikap pada hal ini," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menyatakan bahwa Ibu Kota RI, DKI Jakarta, saat ini dalam kondisi akan tenggelam dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut diungkap Joe Biden dalam pidatonya di Direktorat Intelijen Nasional AS pada 27 Juli 2021.
Sementara, pada Juni 2021 lalu, sebuah laporan dari Fitch Solutions Country Risk & Industry Research memperkirakan Jakarta bakal tenggelam pada 2050 mendatang. Dalam laporan itu disebutkan garis pantai di Ancol, Jakarta Utara akan bergeser maju hingga Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Pergeseran garis pantai disebabkan penurunan muka tanah yang signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




