Penempatan PMI 2025 Lampaui Target, Pemerintah Fokus Penuhi 300 Ribu Lowongan Kerja

AKURAT.CO Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mengapresiasi capaian penempatan pekerja migran Indonesia sepanjang 2025 yang melampaui target.
Tercatat, sebanyak 296.948 pekerja migran berhasil ditempatkan, melebihi target 259.144 orang.
Selain evaluasi kinerja penempatan, rapat juga membahas optimalisasi pemenuhan lowongan kerja luar negeri (job order) yang tercatat di Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SiskoP2MI).
Saat ini, tersedia 300.500 lowongan kerja yang menjadi prioritas untuk segera dipenuhi.
“Pemenuhan lowongan ini menjadi fokus utama melalui penyusunan strategi dan rencana aksi yang lebih terarah,” ujar Christina dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Christina menaruh perhatian khusus pada penempatan awak kapal niaga migran dan awak kapal perikanan migran.
Kementerian P2MI menyiapkan langkah strategis, termasuk rencana pertemuan dengan duta besar negara tujuan untuk membuka peluang kerja sama penempatan melalui nota kesepahaman (MoU).
Rapat juga menyoroti pentingnya penguatan regulasi, harmonisasi perizinan, serta percepatan transformasi digital.
Baca Juga: KPK Periksa Mantan Kajari Bekasi, Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara Makin Meluas
Salah satu wacana yang dibahas adalah pengembangan aplikasi mobile untuk memudahkan calon pekerja migran mengakses informasi lowongan, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), serta persyaratan penempatan.
“Informasi sebenarnya sudah tersedia di website SiskoP2MI, namun perlu pendekatan yang lebih ramah pengguna agar mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Dari sisi kelembagaan, Kementerian P2MI akan berkoordinasi dengan Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat peran aparat desa melalui bimbingan teknis, guna mendukung penempatan pekerja migran yang aman dan tertata.
Selain itu, pemerintah juga membahas rencana implementasi program SMK Go Global, termasuk rekrutmen peserta pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lowongan kerja di SiskoP2MI.
“Ini penting agar penyiapan tenaga kerja luar negeri berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Christina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








