Peringatan Keras Prabowo ke Kepala Daerah Papua: Dana Otsus Jangan untuk Jalan-jalan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memberi peringatan keras kepada para gubernur, bupati, dan wali kota Se-Papua saat menyampaikan pengarahan di Istana Negara, Selasa (16/12/2025).
Dengan tegas, Prabowo menyerukan larangan penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua untuk kepentingan pribadi.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memastikan dana Otsus digunakan secara tepat sasaran untuk kepentingan rakyat dan percepatan pembangunan daerah.
"Saya minta benar-benar para gubernur dan para bupati bertanggung jawab. Jangan banyak jalan-jalan ke luar negeri menggunakan dana Otsus," kata Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah Papua.
Baca Juga: Prabowo Minta 2.500 SPPG di Papua Bisa Beroperasi Paling Lambat 17 Agustus 2026
Prabowo mengingatkan bahwa masyarakat kini semakin cerdas dan mudah mengawasi kinerja pejabat publik melalui ruang-ruang digital dan teknologi.
Karena itu, dia meminta kepala daerah lebih banyak berada di wilayahnya masing-masing untuk melayani rakyat secara langsung.
"Sekarang rakyatmu itu sudah pintar-pintar, semua punya gadget," kata Prabowo.
"Jangan bupati terlalu lama di Jakarta. Saudara bertanggung jawab kepada rakyatmu, komite membantu, para menteri siap (membantu), dan program-program dari pusat akan diturunkan (ke daerah)," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan dana Otsus agar benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.
Menteri Keuangan turut melaporkan bahwa dana Otsus Papua tahun ini telah dicairkan sebesar Rp12,6 triliun, sementara alokasi tahun 2026 direncanakan sekitar Rp10 triliun.
Prabowo menekankan bahwa besarnya dukungan anggaran tersebut harus diiringi dengan tata kelola yang jujur, transparan dan bertanggung jawab.
Dalam arahannya, Prabowo juga menegaskan bahwa percepatan pembangunan Papua harus berlandaskan pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, terutama ketahanan pangan.
Baca Juga: KNPI Bantah Narasi Pidato Prabowo Dukung Deforestasi: Premis yang Keliru dan Perlu Diluruskan
Pemerintah menargetkan setiap kabupaten di Papua mampu mencapai swasembada pangan sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah masing-masing.
Selain itu, ia menegaskan keberlanjutan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan konektivitas melalui Jalan Trans Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 3Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







