Menlu Sugiono Dorong Kerja Sama Konkret dari Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri, Sugiono, mendorong terwujudnya kerja sama yang konkret dan menguntungkan dari kemitraan strategis ASEAN–Uni Eropa.
"Kita tidak boleh berhenti pada diskusi tentang penyelarasan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dan EU Strategy for Cooperation in the Indo-Pacific. Yang lebih penting adalah mewujudkan kerja sama yang konkret," kata Sugiono, dikutip Sabtu (22/11/2025).
Indonesia merupakan penggagas dan pendorong utama AOIP di ASEAN. AOIP merupakan visi strategis ASEAN untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap damai, stabil, dan sejahtera melalui kerja sama yang inklusif.
Baca Juga: Di Indonesia-Africa Forum, Gibran Umumkan Kerja Sama Strategis hingga Bebas Visa ke Afrika Selatan
AOIP juga menjadi respons konstruktif terhadap dinamika strategi dan persaingan kekuatan besar, yang berpotensi mempengaruhi stabilitas kawasan.
Dia berharap, penandatanganan Indonesia - EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dapat segera diwujudkan. Menurutnya, perjanjian tersebut akan memperkuat keterbukaan pasar antara kedua kawasan, terutama di tengah meningkatnya tren proteksionisme.
Kepada para Menteri Luar Negeri Negara Anggota Uni Eropa dan ASEAN, Sugiono juga kembali menyoroti kondisi kemanusiaan di Palestina dan menyerukan dukungan two-state solution bagi kemerdekaan Palestina.
Kemitraan ASEAN dan UE dimulai sejak 1977 dan akan mencapai usia ke-50 pada 2027. Pertemuan tingkat Menteri tersebut mencerminkan pengakuan terhadap peran ASEAN dalam tatanan regional kawasan Indo-Pasifik, sekaligus menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperkuat hubungan dan kerja sama strategis ke depannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








