Cek Fakta: Benarkah Presiden Prabowo Cairkan Bansos Rp7 Juta per NIK KTP? Ini Faktanya

AKURAT.CO Belakangan, media sosial kembali diramaikan dengan klaim pencairan bantuan sosial (bansos) dalam jumlah fantastis. Sebuah video di akun TikTok bernama “jjjssinf” yang diunggah pada Sabtu, 6 September 2025, menampilkan sosok Presiden Prabowo Subianto seolah sedang memberikan pengumuman resmi terkait bansos. Dalam video itu, muncul transkrip pidato yang menyebut setiap warga dengan NIK KTP akan mendapatkan Rp7 juta.
Pernyataan dalam video tersebut berbunyi:
“Saya umumkan kepada masyarakat di Indonesia bahwa bantuan sosial tahap 3 telah resmi saya cairkan. Setiap NIK KTP berisi 7 juta rupiah. Bagi yang belum terima, segera verifikasi data diri melalui online..”
Selain transkrip, video itu juga disertai takarir mencolok bertuliskan:
INFO PENTING HARI INI
Rp 7 Juta per NIK KTP
Segera Cek Disini
Hingga Senin, 8 September 2025, unggahan ini sudah mengumpulkan lebih dari seribu tanda suka, sekitar 600 komentar, dan dibagikan ulang hingga 708 kali. Angka interaksi yang cukup tinggi membuat konten ini cepat menyebar di jagat maya.
Penelusuran Fakta atas Klaim Bansos Rp7 Juta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui kanal TurnBackHoax melakukan verifikasi terhadap isi unggahan tersebut.
Langkah pertama adalah menelusuri klaim dengan kata kunci “Presiden Prabowo umumkan bansos tahap tiga resmi cair 7 juta setiap NIK” di mesin pencari Google. Dari pencarian tersebut, tidak ditemukan satu pun informasi kredibel dari sumber resmi pemerintah maupun media arus utama yang mendukung klaim pencairan bansos Rp7 juta per NIK.
Analisis Video dengan Teknologi Deepfake Detector
Untuk memastikan keaslian video, tim kemudian memanfaatkan alat verifikasi Deepfake-0-meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa video tersebut memiliki tingkat kemungkinan palsu (fake probability) hingga 99,6%, sangat tinggi untuk kategori konten buatan kecerdasan buatan (AI).
Beberapa hal yang memperkuat temuan ini antara lain:
-
Gerakan mulut sosok dalam video tidak konsisten dengan suara yang terdengar.
-
Pola pergerakan wajah dan bibir tampak janggal jika dibandingkan dengan rekaman asli.
Artinya, video tersebut besar kemungkinan merupakan hasil rekayasa teknologi deepfake.
Video Asli Ditemukan di Kanal YouTube
Penelusuran lebih lanjut dilakukan dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens. Hasilnya, video serupa ditemukan di kanal YouTube Official iNews dengan judul: “Pidato Prabowo Subianto Setelah Sah Menjabat Presiden RI, Suara Menggelegar Singgung Rakyat”.
Video asli itu tayang pada 20 Oktober 2024, tepat setelah Prabowo resmi dilantik sebagai Presiden RI. Tidak ada pernyataan mengenai pencairan bansos Rp7 juta per NIK di dalam rekaman tersebut. Hal ini memperjelas bahwa konten yang beredar di TikTok sudah melalui manipulasi.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut “Presiden Prabowo umumkan bansos tahap tiga resmi cair 7 juta setiap NIK” adalah tidak benar. Video yang beredar merupakan konten palsu (fabricated content) hasil rekayasa AI dengan memanfaatkan teknologi deepfake.
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam menerima informasi terutama yang beredar di media sosial. Selalu pastikan kebenaran kabar dengan mengecek sumber resmi pemerintah maupun media kredibel agar tidak mudah terjebak informasi menyesatkan.
Baca Juga: Kapan Bansos PKH BPNT September 2025 Cair? Ini Jadwal dan Cara Cek di Kemensos
Baca Juga: Pemerintah Beri Bansos hingga Rp15 Juta untuk Korban Demo yang Wafat dan Luka-luka
FAQ
1. Apakah benar Presiden Prabowo mencairkan bansos Rp7 juta per NIK?
Tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil rekayasa dengan teknologi AI (deepfake) dan tidak ada informasi resmi pemerintah mengenai pencairan bansos Rp7 juta per NIK.
2. Dari mana asal video klaim bansos Rp7 juta ini?
Video tersebut pertama kali muncul di akun TikTok “jjjssinf” pada 6 September 2025. Setelah ditelusuri, video aslinya berasal dari kanal YouTube Official iNews pada 20 Oktober 2024 yang berisi pidato pelantikan Presiden Prabowo Subianto.
3. Bagaimana cara tim pemeriksa fakta memastikan kebenaran video tersebut?
Tim pemeriksa fakta Mafindo menggunakan alat verifikasi Deepfake-0-meter yang menunjukkan kemungkinan 99,6% bahwa video itu adalah hasil rekayasa AI. Selain itu, pencarian gambar terbalik (reverse image search) juga menemukan sumber video asli tanpa klaim bansos.
4. Apakah pemerintah mengumumkan bansos tahap 3 tahun 2025?
Hingga saat ini tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah atau Presiden Prabowo terkait pencairan bansos Rp7 juta per NIK. Informasi bansos resmi biasanya hanya diumumkan melalui situs pemerintah, Kementerian Sosial, atau kanal media kredibel.
5. Apa yang harus dilakukan jika menemukan informasi bansos mencurigakan di media sosial?
Pastikan memverifikasi informasi melalui sumber resmi seperti situs Kementerian Sosial, Kominfo, atau media arus utama. Jangan langsung menyebarkan ulang sebelum memastikan kebenarannya agar tidak ikut menyebarkan hoaks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







