Program-program Kakorlantas sebagai Wajah Baru Polri Presisi

AKURAT.CO Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mendapat apresiasi luas atas kebijakan dan programnya dalam menjabarkan Polri Presisi.
Sejumlah langkah strategis terbukti memperkuat kepercayaan publik, mulai dari Polantas Menyapa, Pesantren Sahabat Lalu Lintas, penertiban kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) hingga pengawalan arus mudik dan libur Nataru yang diapresiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai yang terbaik sepanjang sejarah.
Irjen Agus menegaskan komitmennya untuk menjabarkan konsep Polri Presisi melalui berbagai kebijakan dan program nyata yang terbukti meningkatkan kepercayaan publik secara signifikan.
Baca Juga: Peringati Hari Keselamatan LLAJ Nasional, Korlantas Polri Gelar Safety Week
Sejumlah inisiatif strategis telah dijalankan, di antaranya Polantas Menyapa yang hadir sebagai jembatan komunikasi antara polisi lalu lintas dan masyarakat. Serta program Pesantren Sahabat Lalu Lintas yang mengedepankan pendekatan edukasi dan nilai-nilai moral dalam keselamatan berkendara.
Di bidang penegakan hukum, Korlantas Polri secara konsisten menertibkan kendaraan ODOL dengan mengedepankan kolaborasi.
Upaya menuju Indonesia Zero Over Dimensi dan Over Load dilakukan dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, mencari solusi terbaik tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat maupun dunia usaha.
Baca Juga: Tak Perlu Antre, Begini Cara Perpanjang SIM dari Rumah Lewat Aplikasi Digital Korlantas Polri
Korlantas juga menegakkan disiplin internal dengan tindakan tegas terhadap jajaran yang menyalahgunakan wewenang.
Tidak hanya memberi instruksi, Irjen Agus turun langsung ke lapangan memonitor dan mengawal pengamanan arus besar masyarakat, termasuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta mudik Lebaran.
Selain itu, ruang dialog terus dibuka dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, pengemudi ojek online hingga sopir angkutan barang maupun umum. Diskusi yang intens ini menjadi landasan kebijakan yang lebih solutif, partisipatif dan dirasakan manfaatnya secara nyata.
Baca Juga: Cara Cek Tilang ETLE secara Online Lewat Website Resmi Korlantas Polri
Apresiasi juga diberikan oleh berbagai pakar transportasi, pemerhati keselamatan dan kalangan akademisi.
Antara lain analis kebijakan transportasi, Azas Tigor Nainggolan; Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia, Tori Damantoro; pemerhati keselamatan, Tri Tjahyono; pengamat transportasi, Ki Darmaningtyas; pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio; serta Nasky Putra Tandjung, alumni Indef School of Political Economy.
Sejumlah pengamat dan akademisi tersebut menilai kebijakan Kakorlantas membawa wajah baru polisi lalu lintas di Indonesia.
Baca Juga: Korlantas Polri Terapkan Sistem Pengurangan Poin untuk Pelanggar Lalu Lintas Mulai 2025
Polantas adalah wajah pertama kepolisian di mata rakyat. Perubahan sikap menjadi ramah, menyapa dan memberi edukasi adalah simbol kedekatan dan empati. lni membuat masyarakat merasa lebih dihargai dan pada akhirnya memperkuat kepercayaan publik.
"Semua langkah ini adalah bagian dari upaya Polri Presisi untuk semakin dekat dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan," jelas Irjen Agus, dalam keterangannya, Selasa (9/9/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana







