Generasi Muda Harus Berani Lawan Perundungan dan Kekerasan Seksual di Kampus

AKURAT.CO Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyerukan generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berani melawan berbagai bentuk kekerasan, mulai dari fisik, verbal, perundungan, hingga kekerasan seksual yang masih sering terjadi di lingkungan kampus.
Arifah menekankan pentingnya keberanian mahasiswa untuk melaporkan kasus-kasus kekerasan yang dialami maupun disaksikan.
Menurutnya, pencegahan dan penanganan kekerasan membutuhkan komitmen bersama, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, keluarga, hingga masyarakat.
“Saya mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk membangun budaya kampus yang berlandaskan penghormatan pada harkat dan martabat manusia serta nilai kesetaraan,” ujar Arifah, Rabu (27/8/2025).
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa studi sebagai periode strategis dalam membentuk karakter, kapasitas, dan kepemimpinan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Kalian adalah fondasi Indonesia 20 tahun mendatang. Ambil ilmu sebanyak-banyaknya, saling mendukung, dan jadilah pelopor generasi emas,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut memberikan motivasi bagi mahasiswa baru UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ia menekankan bahwa mahasiswa dituntut tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu hidup di tengah masyarakat yang plural.
Melalui Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), mahasiswa dilatih berorganisasi, mengasah kepemimpinan, membangun integritas, serta memupuk tanggung jawab sosial.
“Jadikan PBAK sebagai awal perjalanan penuh semangat dan cita-cita besar. Mari kita jaga persaudaraan, hormati perbedaan, dan bersama membangun Indonesia berperadaban,” kata Nasaruddin.
Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menambahkan bahwa perguruan tinggi adalah gerbang penting dalam membentuk cara berpikir kritis, memperkaya pengetahuan, dan menempa karakter.
Pada tahun ajaran 2025, sebanyak 9.117 mahasiswa baru diterima di 12 fakultas dan 84 program studi.
“Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Jaga akhlak, jaga perilaku, bangun pertemanan berdasarkan kemanusiaan, cinta, dan kasih sayang. Jangan bedakan suku, agama, golongan, maupun jenis kelamin. Yang membedakan hanyalah kebaikan yang kalian lakukan,” pesannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional









