Badan Bank Tanah Dorong Pemda Maksimalkan Pemanfaatan Lahan di Sulteng

AKURAT.CO Badan Bank Tanah mencatat masih banyak lahan di Sulawesi Tengah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk itu, Badan Bank Tanah mengajak pemerintah daerah, untuk mendorong pemanfaatan lahan.
Sekretaris Badan Bank Tanah, Jarot Wahyu Wibowo, mendorong pemerintah daerah dalam memanfaatkan lahan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.
"Yuk, kita manfaatkan lahan-lahan yang ada sekarang yang sudah jadi HPL Badan Bank Tanah yang sebenarnya tanah terlantar eks HGU (hak guna usaha) misalnya dan beberapa tanah sumber lain yang Badan Bank Tanah kelola. Nah, ini kan sayang kalau kemudian akhirnya pengusaha besarnya lama enggak ngerjain, idle didiamkan terlantar. Masyarakat garapnya juga setengah hati karena tidak legalitas, tidak resmi. Nah, Ayo deh, kita konsolidasi bersama," kata Jarot di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga: Badan Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Hilirisasi Industri Kakao di Sulteng
Dia menjelaskan, pemerintah daerah berperan untuk menentukan subjek penerima reforma agraria dari lahan yang dikelola oleh Badan Bank Tanah.
"Pemerintah daerah kalau reforma agraria itu ketua gugus tugasnya itu nanti Bupati. Beliau menentukan tuh siapa subjeknya tuh. Bukan di kami. Karena apa? Yang tahu local wisdom siapa orangnya, siapa warganya Bupati dong. Tentu dari tingkat kepala desa, kecamatan sampai nanti Bupati," ujarnya.
Sementara itu, Team Leader Project Badan Bank Tanah Poso, Mahendra Wahyu, mengatakan hak pengelolaan lahan (HPL) Badan Bank Tanah di Sulawesi Tengah mencapai 7.115 hektare (ha).
Di antaranya 6.640 ha lahan di Kabupaten Poso, 160 ha lahan di Kabupaten Sigi, dan 315 ha lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Lahan-lahan ini merupakan lahan eks HGU yang dikelola oleh Bank Tanah, yang bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kan jelas bahwa HGU yang besar-besar ini kalau enggak diberdayakan sama pengusaha tersebut, mendingan buat masyarakat kita berdayakan. Mendingan buat yang lain supaya bisa manfaat anak kita," kata Mahendra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







