Menko PMK: SDM Unggul Jadi Kunci Kemajuan Bangsa di Era Bonus Demografi

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan tangguh adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa, terlebih di tengah momentum bonus demografi yang sedang dihadapi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Pratikno saat memberikan pemaparan dalam kegiatan Orientasi Kepala Daerah, yang menjadi bagian dari rangkaian Retreat Kepala Daerah Gelombang II di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (25/6/2025).
"Negara-negara dengan GDP tinggi rata-rata memiliki indeks pembangunan manusia (HDI) yang tinggi pula. Artinya, SDM adalah penentu utama daya saing dan kemajuan sebuah negara," ujar Pratikno.
Lebih jauh, ia memaparkan tiga pilar utama dalam membangun SDM Indonesia yang unggul dan tangguh, yaitu:
-
Sehat secara fisik, mental, dan moral;
-
Memiliki kompetensi tinggi dan terus berkembang;
-
Relevan terhadap perkembangan zaman serta mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Tragedi Pendaki Brasil di Rinjani Jadi Alarm Perbaikan Sistem Wisata Alam Nasional
Pratikno juga menekankan pentingnya penguasaan dan pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara bijak, mengingat penetrasi internet di Indonesia yang sangat tinggi.
“Digitalisasi dan AI punya potensi besar untuk mendongkrak produktivitas, baik dalam pembelajaran maupun dalam perumusan kebijakan. Namun, penggunaannya harus bijak agar tidak berdampak negatif terhadap ideologi, nilai budaya, dan kehidupan sosial kita,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, pemerintah telah menyusun panduan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk masyarakat umum, guna memastikan teknologi ini benar-benar membawa manfaat nyata dan tidak menimbulkan disrupsi sosial.
Dengan orientasi pembangunan manusia sebagai prioritas utama, Pratikno berharap para kepala daerah dapat berperan aktif dalam mencetak SDM yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga adaptif dan berintegritas di tengah tantangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








