Jangan Telat Ngantor, Kemendagri Larang PNS Berleha-leha Usai Mudik Lebaran

AKURAT.CO Kementerian Dalam Negeri melarang pegawai negeri sipil (PNS) berleha-leha usai libur panjang Lebaran 2025.
Hal ini ditegaskan Wamendagri Bima Arya usai menghadiri open house Ketua MPR di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2025).
Ia mengatakan, para PNS harus masuk sesuai jadwal akhir cuti bersama yang disepakati tanggal 8 April 2025 karena akan ada tradisi halal bihalal bersama di kantor masing-masing.
"Enggak bisa santai-santai. Itu hari pertama kerja itu tradisinya adalah halal bihalal, semuanya. Nah, itu harus on time," ujarnya.
Baca Juga: Tak Cair Sejak 2020, Kemendikti Saintek Diminta Segera Cairkan Tukin Dosen PNS
"Halal bihalal itu, di samping silaturahmi juga untuk memastikan bahwa semuanya siap bekerja di hari pertama," tambah Wamendagri.
Dia meminta seluruh kepala daerah agar mengingatkan jajarannya untuk masuk tidak telat dari tanggal 8 April.
"Tanggal 8 itu seluruhnya kepala daerah, kantor-kantor kementerian, hari pertama itu halal bihalal. Jadi jangan telatlah," kata Wamendagri.
Sementara, mengenai pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini, Wamendagri mengapresiasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan jelang cuti bersama cukup efektif.
"Mudik tahun ini rasanya lebih lancar ya karena WFA ini kelihatannya efektif. Jadi mudiknya bertahap. Kemudian teman-teman kepolisian membuat rekayasa lalin yang inovatif juga," tuturnya.
"Jadi, teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus ya, koordinasinya. Jadi kita apresiasi," pungkas Wamendagri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







