Mudik Gratis 2025 Solusi Masyarakat Rayakan Lebaran di Kampung Halaman
Citra Puspitaningrum | 24 Maret 2025, 09:10 WIB

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menyelenggarakan program mudik gratis Lebaran 2025, yang memanfaatkan berbagai moda transportasi seperti darat, kereta api dan kapal laut.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang antusias mengikuti mudik secara gratis, sebagai solusi bagi mereka yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo, menyampaikan, program mudik gratis melalui jalur darat telah dimulai sejak 10 Maret dan berlangsung hingga 23 Maret 2025.
Di hari terakhir pendaftaran, total kuota yang terdaftar mencapai 2.536 penumpang, atau 100 persen dari kuota yang tersedia.
Selain itu, jumlah validasi pendaftaran penumpang selama periode ini mencapai 21.337 orang, yang berarti 99,21 persen dari total kuota yang disediakan.
Untuk sepeda motor, tercatat sebanyak 257 unit motor terdaftar atau 85,66 persen dari total kuota sebanyak 300 unit.
"Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis ini, baik yang menggunakan bus, kereta api, maupun kapal laut," kata Budi, Senin (24/03/2025).
Mudik Sepeda Motor Melalui Kereta Api Paling Diminati
Budi menambahkan, tidak hanya jalur darat, mudik gratis sepeda motor menggunakan kereta api (motis) juga memperoleh respons yang sangat positif.
Hingga 23 Maret 2025, sebanyak 7.239 unit motor telah terdaftar, atau 98 persen dari total kuota yang disediakan, baik untuk mudik maupun balik.
"Untuk penumpang kereta api, sudah tercatat sebanyak 11.831 orang, atau 69,76 persen dari kuota yang ada. Pendaftaran mudik sepeda motor melalui kereta api ini masih dibuka hingga 6 April 2025," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







