Ahok Senang Jika Diperiksa Soal Kasus Korupsi Pertamina, Ini Kata Jampidsus

AKURAT.CO Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, merespons pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang mengaku senang jika ikut diperiksa dalam kasus mega korupsi PT Pertamina (Persero).
Pihaknya saat ini, masih melangsungkan proses penyidikan. Sehingga, belum memastikan apakah Ahok akan dipanggil.
"Proses penyidikan masih berjalan, ya proses penyidikan masih berjalan," katanya kepada wartawan, usai menghadiri rapat tertutup bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: Heboh Pertamax Oplosan, Jampidsus Minta Masyarakat Tak Tinggalkan Pertamina
Namun begitu, dia tetap membuka peluang pihak-pihak yang perlu dipanggil dalam pembuktian kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina-KKKS tersebut.
"Nanti pihak-pihak yang kita anggap perlu untuk pembuktian, pasti kita periksa," tuturnya.
Febrie menambahkan, pemeriksaan ini ditujukan agar PT Pertamina (Persero) bisa berbenah dan menjadikan tata kelola bisnisnya lebih baik dari sebelumnya.
"Dan perkara ini kita tangani dengan tujuan ini membersihkan Pertamina dan kita berharap Pertamina ke depan tata kelola bisnisnya lebih baik dan akan menjadi lebih kuat," ucap dia.
"Kita berharap banyak Pertamina kiprahnya, jangan kalah dengan negara lain terutama negara tetangga," tutup Febrie.
Baca Juga: Kasus Korupsi Pertamina: Kejagung Diminta Usut Aktor Pengendali, Bukan Hanya Pelaksana Teknis
Sebelumnya, Mantan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyatakan dirinya siap jika diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023.
Ahok mengatakan, dia justru sangat senang jika bisa membantu penyelidikan yang tengah berlangsung. Dia juga menyatakan siap memutar rekaman rapat yang dia simpan agar masyarakat mengetahui bobroknya direksi Pertamina.
"Saya siap, saya senang membantu, dan saya senang kalau di sidang, semua rekaman rapat saya itu diputar supaya seluruh rakyat Indonesia mendengarkan apa yang terjadi di Pertamina, apa yang (membuat) saya marah-marah di dalam," ungkap Ahok, dikutip dari kanal YouTube Narasi, Sabtu (1/3/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








