PKS Pastikan Indonesia Tidak Gelap, Justru Semakin Maju

AKURAT.CO Belakangan ini masyarakat diramaikan narasi #IndonesiaGelap yang viral di jejaring media sosial dengan memprotes kebijakan pemerintah, terutama mengenai efisiensi anggaran.
Menanggapi itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Idrus Salim Al-Jufri, membantah bahwa Indonesia disebut gelap oleh segelintir orang.
"Indonesia tidak gelap, justru semakin maju," katanya, melalui keterangan resmi, Sabtu (22/2/2025).
Baca Juga: Hasto Harap Proses Hukum di Indonesia Tak Pandang Bulu, Termasuk ke Keluarga Jokowi
Menurut Idrus, narasi bahwa Indonesia mengalami kemunduran tidak didukung oleh data-data dan fakta yang valid.
"Sebaliknya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, berbagai program strategis telah menunjukkan hasil yang nyata," tuturnya.
Idrus membeberkan sejumlah data yang didapatkan mengenai kemajuan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam kurun waktu kurang dari 200 hari.
Baca Juga: JCB Indonesia Award 2025: Apresiasi untuk Mitra Bisnis dan Sinergi Menuju Pertumbuhan
Berikut data yang dia sampaikan:
- Inflasi terkendali di 2,6 persen, harga pangan stabil.
- Subsidi pupuk Rp26,8 triliun mendukung produktivitas petani.
- Program Makan Bergizi Gratis untuk 8 juta siswa SD dan SMP.
- Investasi asing (FDI) Rp1.400 triliun, industri pangan berkembang.
- Gaji ASN naik 8 persen, THR tetap dibayar penuh.
- Biaya haji turun dari Rp93,4 juta menjadi Rp89,4 juta.
- Subsidi listrik Rp75,2 triliun, tarif tetap terjangkau.
- Pariwisata meningkat 35 persen, menyerap 2,1 juta tenaga kerja.
"Dengan berbagai pencapaian ini, tidak ada alasan bagi kita untuk pesimis. Indonesia tidak hanya baik-baik saja tetapi juga semakin maju dan berkembang di berbagai sektor," jelasnya.
Baca Juga: Indonesia Mulai Terapkan AI di Bidang Kesehatan Secara Bertahap
Idrus berharap masyarakat tidak mudah termakan narasi negatif mengenai kebijakan pemerintah.
Sebaliknya, ia meminta harus tetap ada data yang diriset sebelum menyuarakan sebuah narasi.
"Mari kita terus mendukung pembangunan, menjaga optimisme dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi negatif yang tidak berbasis data," pungkas Idrus yang juga Anggota Komisi I DPR.
Baca Juga: Lintasarta Percepat Kedaulatan AI Indonesia Lewat Gerakan AI Merdeka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








