Prabowo Lebih Pilih Kunjungan Senyap untuk Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis

AKURAT.CO Juru Bicara Komunikasi Kantor Kepresidenan (PCO), Adita irawati, mengatakan akan ada 10 titik lokasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang akan ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Meski demikian, Presiden Prabowo memilih untuk melakukan kunjungan senyap, agar tidak ada seremonial. Hal ini juga pernah dilakukan Kepala Negara, saat meninjau program Makan Bergizi Gratis di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/2/2025)
"Ada sekitar 10 titik ya untuk ditinjau, Pak Presiden ini sepertinya lebih memilih untuk melakukan kunjungan senyap. Jadi tidak ada seremoni, seperti juga pembawaan beliau kan, tidak ada seremoni," saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta Selatan, Jumat (7/2/2025).
Dia menjelaskan, 10 titik lokasi program Cek Kesehatan Gratis tersebut tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Namun, dia enggan menyampaikan kapan waktu kunjungan tersebut.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari, 400 Puskesmas Masih Belum Punya Akses Internet
"Jadi kita nanti tunggu saja, beliau pasti akan ke lapangan, tetapi kita lihat nanti tanggal dan waktunya," tambahnya.
Presiden menyampaikan, bahwa dari semua aspek yang ada program ini harus benar-benar bermanfaat untuk rakyat. Baik dari kebijakan, sampai pada pelaksanaan teknis di lapangan.
"Secara umum beliau ini selalu menyampaikan kepada kami, para pembantunya, tentu di hal ini adalah Kementerian Kesehatan ya, ketika kita bicara cek kesehatan gratis, itu adalah bagaimana policy ini harus betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat ya, di semua aspek, dan dalam pelaksanaannya dipesankan juga untuk tidak menyulitkan masyarakat," jelasnya.
Diketahui, Kemenkes akan menggelontorkan anggaran sebanyak Rp 4,7 triliun untuk pelaksanaan skrining kesehatan gratis tahun ini. Anggaran tersebut, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD), dengan porsi terbesar dari pemerintah pusat.
"Rp 4,7 triliun, jadi anggaran Rp 4,7 triliun itu dibagi, ada yang dari APBN, yang dari APBD," papar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi saat ditemui di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan pada 22 Januari 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 730 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 8Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







