Soal Pemeriksaan Budi Arie, Ahmad Sahroni Lebih Pilih Fokus Berantas Judi Online di Kepemimpinan Sekarang

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, berkomentar soal adanya desakan di media sosial yang meminta agar mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, diperiksa terkait dengan kasus judi online (judol).
Dia menilai, tak menutup kemungkinan bahwa bisa saja Budi Arie lalai saat menjabat sebagai Menkominfo. Sehingga, ada bekas pegawainya yang terlibat dalam kasus judol yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun, Sahroni menilai, bisa saja Budi Arie juga mengalami ketidaktahuan atau kekeliruan. Sebab pada eranya, Budi Arie juga banyak melakukan pemblokiran situs judol, namun situs yang diblokir ternyata adalah situs-situs yang aman.
Baca Juga: Bahaya Judi Online bagi Masa Depan Bangsa Menurut Islam
"Dengan Menteri sebelumnya kan bisa saja orang menduga-duga, bisa lalai, bisa saja. Tapi kan bisa saja dia enggak tahu sama sekali. Kayak misalnya tadi, seribu penutupan website, ternyata seribu ini bukan yang utama, jadi yang lain, malah yang aman yang ini ditutup," kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Namun, dia enggan menjawab secara gamblang apakah pihak kepolisian perlu memeriksa Budi Arie terkait masalah judol ini. Sebab, dirinya tidak mau menduga-duga.
"Perlu atau tidaknya kan kita jangan menduga-duga seolah-olah dia tahu atau tidak tahu. Tapi bagaimana langkah ke depannya dengan kementerian yang baru, yang dipimpin oleh Ibu Meutya ini, punya keseriusan lebih tajam. Jadi supaya enggak main-main," ucapnya.
Dia justru berpesan kepada Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang baru, Meutya Hafid, agar ke depannya bisa lebih serius memberantas situs judi online ini.
"Kita berharap kepada bu Meutya serius menyikapi ini, dan serius juga memberantas ini dengan seksama. Tidak bisa habis, tapi minimal memberantas pada hal minimalis agar tidak terjadi hal yang lebih drastis," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








