183 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci Karena Suhu Panas

AKURAT.CO Rangkaian ibadah Haji 2024 sudah rampung, jemaah Haji asal Indonesia tidak seluruhnya bisa kembali ke Tanah Air.
Berdasarkan catatan Kementerian Agama (Kemenag) RI, terdapat 183 jemaah Haji yang syahid meninggal saat menunaikan ibadah Haji, salah satu penyebabnya adalah suhu panas ekstrem.
Kepala Pusat Kesehatan Haji, Lilik Marhaendro Susilo, mengatakan bahwa memang kualitas kesehatan jemaah mulai menurun lantaran cuaca panas.
Baca Juga: Doa Moeldoko untuk Jokowi: Kerja Beliau Jadi Warisan Berharga bagi Indonesia
"Kelelahan saat perjalanan dari Makkah ke Arafah dalam cuaca panas, turun dari bus ke tenda dengan suhu panas, dan kondisi kurang prima memperburuk kondisi kesehatan jamaah," ujar Lilik, dikutip laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (21/6/2024).
Lilik mengingatkan pun sempat mengingatkan jemaah di Arafah untuk memperbanyak i’tikaf dalam tenda sesuai sunnah, menjaga makan dan minum, serta tidak lupa minum oralit untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas dan kering.
Sebagai informasi, Data ini berdasarkan laporan real time dari laman Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI.
Sebagian besar jemaah yang wafat dilaporkan termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), namun 17 jamaah di antaranya termasuk dalam non-risti. Lokasi wafat para jamaah tersebut tersebar di Makkah, Madinah, Arafah, Mina, dan Jeddah.
Adapun data-data jemaah yang syahid meninggal dunia di Tanah Suci, dapat diakses melalui laman kemenag.go.id.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








