Akurat Logo

183 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci Karena Suhu Panas

Paskalis Rubedanto | 21 Juni 2024, 14:48 WIB
183 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci Karena Suhu Panas

AKURAT.CO Rangkaian ibadah Haji 2024 sudah rampung, jemaah Haji asal Indonesia tidak seluruhnya bisa kembali ke Tanah Air.

Berdasarkan catatan Kementerian Agama (Kemenag) RI, terdapat 183 jemaah Haji yang syahid meninggal saat menunaikan ibadah Haji, salah satu penyebabnya adalah suhu panas ekstrem.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Lilik Marhaendro Susilo, mengatakan bahwa memang kualitas kesehatan jemaah mulai menurun lantaran cuaca panas.

Baca Juga: Doa Moeldoko untuk Jokowi: Kerja Beliau Jadi Warisan Berharga bagi Indonesia 

"Kelelahan saat perjalanan dari Makkah ke Arafah dalam cuaca panas, turun dari bus ke tenda dengan suhu panas, dan kondisi kurang prima memperburuk kondisi kesehatan jamaah," ujar Lilik, dikutip laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (21/6/2024).

Lilik mengingatkan pun sempat mengingatkan jemaah di Arafah untuk memperbanyak i’tikaf dalam tenda sesuai sunnah, menjaga makan dan minum, serta tidak lupa minum oralit untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas dan kering.

Sebagai informasi, Data ini berdasarkan laporan real time dari laman Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI.

 Baca Juga: Hilang Tanpa Jejak 3 Dekade Silam, Kisah Tragis Pendaki Gunung Kerinci ini Bakal Diangkat Jadi Film Dokumenter

Sebagian besar jemaah yang wafat dilaporkan termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), namun 17 jamaah di antaranya termasuk dalam non-risti. Lokasi wafat para jamaah tersebut tersebar di Makkah, Madinah, Arafah, Mina, dan Jeddah.

 

Adapun data-data jemaah yang syahid meninggal dunia di Tanah Suci, dapat diakses melalui laman kemenag.go.id.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.