Akurat Logo

Jokowi Resmikan Bendungan Sepaku Semoi, Atasi Kebutuhan Air Bersih di IKN

Rizky Dewantara | 4 Juni 2024, 15:41 WIB
Jokowi Resmikan Bendungan Sepaku Semoi, Atasi Kebutuhan Air Bersih di IKN

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Sepaku Semoi, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Proyek yang telah dibangun sejak tahun 2020 tersebut, berhasil diselesaikan pada tahun ini dengan biaya sebesar Rp836 miliar.

"Alhamdulillah pada siang hari ini kita segera resmikan Bendungan Sepaku Semoi yang telah dimulai pengerjaannya tahun 2020 dan selesai di tahun 2024," kata Jokowi melalui keterangan resminya, Selasa (4/6/2024).

Dia menjelaskan, Bendungan Sepaku Semoi memiliki kapasitas tampung yang cukup besar, mencapai 16 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 322 hektare. Hal ini diharapkan dapat mengatasi kebutuhan akan air bersih tidak hanya untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) tetapi juga sebagian wilayah Kota Balikpapan.

Baca Juga: Tangani Kekeringan di Gunungkidul, Prabowo Tinjau Pemasangan Bantuan Pipa Air Bersih

"Ini akan menjadi sumber air baku bagi air minum di Ibu Kota Nusantara dan juga sebagian untuk Kota Balikpapan," imbuhnya.

Peresmian bendungan ini menandai tonggak penting dalam upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ketersediaan air bersih dan kebutuhan akan air yang makin meningkat. Diharapkan, dengan adanya Bendungan Sepaku Semoi, masyarakat dapat menikmati pasokan air yang lebih stabil dan terjamin untuk keperluan sehari-hari.

Selain itu, Bendungan Sepaku Semoi juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko banjir di sekitar wilayah tersebut dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Peresmian ini turut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.