Akurat Logo

Jokowi Ajak AS Ciptakan Iklim Kondusif Di Indo-pasifik

Roni Anggara | 6 September 2023, 19:34 WIB
Jokowi Ajak AS Ciptakan Iklim Kondusif Di Indo-pasifik

AKURAT.CO Presiden Jokowi mengajak Amerika Serikat (AS) untuk bersama-sama mewujudkan situasi yang kondusif di kawasan Indo-pasifik. Keterlibatan AS harus konkret dengan membangun kerja sama yang inklusif.

Jokowi menegaskan hal itu ketika memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 ASEAN-AS yang digelar di Ruang Cendrawasih 3, JCC, Jakarta, Rabu (6/9/2023). Berbicara dengan Wapres AS, Kamala Harris, Jokowi memastikan ASEAN siap melanjutkan fungsi sebagai lokomotif perdamaian.

“ASEAN telah sepakat untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan di mana Indo-Pasifik harus menjadi platform bagi kolaborasi. Oleh sebab itu, ASEAN mengajak Amerika Serikat untuk menjadi positive force dalam menciptakan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera melalui kerja sama konkret yang inklusif,” ujar Jokowi, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: Ibarat Kapal, Jokowi Yakin ASEAN Terus Melaju

Turut hadir mendampingi Jokowi dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Menurut Presiden, komitmen kuat dari ASEAN dan AS untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan akan berdampak positif terhadap kemitraan kedua belah pihak, termasuk pada bidang ekonomi. Jokowi memastikan Asia Tenggara merupakan kawasan yang menjanjikan, bahkan bakal menjadi urat nadi perdagangan internsional, dan berkontribusi 5,4 persen terhadap produk domestik bruto atau GDP dunia.

Baca Juga: RI Pimpin Pertemuan Penyusunan Nomenklatur Tarif ASEAN Yang Telah Diharmonisasi (AHTN) 2027

“Kemitraan yang kokoh dan sustainable antara ASEAN dan Amerika Serikat tentu tidak hanya menguntungkan ASEAN tapi juga akan menguntungkan Amerika Serikat. Namun, kemitraan tersebut hanya akan terwujud jika terdapat komitmen kuat dari kedua belah pihak dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata Kepala Negara.

Dikutip dari laman resmi Gedung Putih, kehadiran Harris dalam perhelatan KTT ASEAN-AS merupakan bentuk komitmen abadi AS terhadap Asia Tenggara dan sentralitas ASEAN. Dikutip dari laman resmi Gedung Putih, Harris menyebut pemerintahan Biden pada tahun 2024 telah menganggarkan bantuan dana US$90 juta untuk memperkuat kelembagaan ASEAN.

 

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.