5 Fakta Penting Beasiswa LPDP yang Tengah Jadi Sorotan Publik
AKURAT.CO, Beasiswa LPDP belakangan menjadi sorotan warganet di Twitter. Hal tersebut bermula viralnya potongan video seorang perempuan, yang menjelaskan terkait LPDP.
Awalnya, perempuan tersebut menjelaskan mengenai apa itu LPDP dan sumber keuangannya. Namun, kontroversi muncul saat perempuan dalam video tersebut mengatakan jika dulunya LPDP dikelola oleh kaum tarbiyah yang selalu mengatasnamakan agama.
"Masalahnya di masa lalu, kabarnya pengelola LPDP dikuasai kaum tarbiyah. Itu tuh mereka yang apa-apa agama, apa-apa agama, jadi banyak yang dikirim bukan siswa terbaik, tapi yang dianggap soleh dan beriman. Bias agamanya kentara banget. Ya banyak yang jeblok lah," ujar narasi perempuan tersebut.
Ada yang bisa klarifikasi tentang LPDP ini? Setahu saya program ini terbuka tanpa ada sekat….video ini bisa misleading! pic.twitter.com/grtaq4Oay1
— Imam Shamsi Ali (@ShamsiAli2) February 18, 2022
Video tersebut kemudian viral dan LPDP pun langsung menjadi perbincangan warganet. Lalu apa sebenarnya LPDP itu? Berikut beberapa faktanya.
1. Apa itu LPDP?
LPDP merupakan akronim dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Lembaga ini berada di bawah Kementerian Keuangan yang mengelola dana pendidikan sesuai amanat PMK Nomor 252 Tahun 2010.
LPDP secara resmi ditetapkan menjadi sebuah lembaga berbentuk Badan Layanan Umum pada 30 Januari 2012, setelah disahkannya KMK Nomor 18 tahun 2012.
2. Sumber pendanaan LPDP
Sumber pendanaan LPDP dibebankan dari APBN sebesar 20 persen. Hal tersebut sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2010 tentang APBN-P 2010, dalam poin Dana Pengembangan Pendidikan Nasional.
Dalam Undang-undang tersebut juga ditetapkan, dana pengelolaan LPDP berupa endowment fund atau dana abadi.
3. Tiga Kementerian yang bekerja sama dalam pengelolaan dana LPDP
Pada 28 Desember 2011 lalu, LPDP dibentuk sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Keuangan. Namun, dalam pelaksanaannya, Kementerian Keuangan akan bekerja sama dengan dua Kementerian lainnya, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama.
4. Jenis-jenis beasiswa LPDP
Setidaknya ada tiga jenis beasiswa LPDP, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Afirmasi, dan Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI).
5. Penjelasan mengenai tiga jenis beasiswa LPDP
Jenis beasiswa LPDP yang pertama ialah Beasiswa Pendidika Indonesia (BPI). Beasiswa ini ditujukan untuk masyarakat yang ingin lanjut ke program magister atau doktoral di perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
BPI sendiri terdiri dari Beasiswa Magister dan Doktoral, Beasiswa Tesis dan Disertasi, serta Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis (BPIDS).
Adapun untuk beasiswa Afirmasi, ialah beasiswa yang ditujukan untuk masyarakat di kawasan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal, serta putra-putri Indonesia yang berprestasi di tingkat internasional.
Selanjutnya ialah Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI). Beasiswa ini menggunakan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional yang dikelola LPDP dan bekerja sama dengan pihak Kepresidenan RI.
Beasiswa ini dibuka satu tahun sekali, dan bagi penerima beasiswa ini nantinya akan dilantik langsung oleh Presiden. BPRI diperuntukan untuk program magister dan doktoral.
Itu dia beberapa fakta penting dari beasiswa LPDP. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





