Akurat

Profil Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara yang Jewer Pelatih Biliar di Depan Publik

Okto Rizki Alpino | 29 Desember 2021, 18:10 WIB
Profil Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara yang Jewer Pelatih Biliar di Depan Publik

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi lagi-lagi menjadi pembicaraan publik. Itu karena Edy menjewer lalu mengusir pelatih biliar atlet PON asal Sumut, Khoirudin Aritonang alias Choki. 

Nama Edy menjadi buah bibir warganet bukan kali pertama. Ia tercatat sudah beberapa kali dikritik publik lantaran aksi-aksinya yang menuai kecaman.

Edy Rahmayadi adalah purnawirawan perwira tinggi TNI AD berpangkat Letnan Jenderal (Letjen). Ia meninggalkan karier militernya sebagai Pangkostrad pada Januari 2018 lalu sebelum ia masuk ke dunia politik dan langsung mengikuti pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada 2019 lalu.

Sebelum terjun ke gelanggang politik pada 2015, ia ditunjuk menjadi Panglima Kostrad atau Pangkostrad. Ia menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang menjadi KSAD. Saat menjabat Pangkostrad, Edy Rahmayadi kemudian terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020 mengalahkan Moeldoko.

Namun, di tengah masa jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi juga terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara. Akhirnya, Edy Rahmayadi memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketum PSSI pada Januari 2019, kemudian fokus menjadi Gubernur Sumatera Utara.

Edy Rahmayadi diberikan kepercayaan untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara melalui pemilihan kepala daerah yang digelar pada 27 Juni 2018.

Edy Rahmayadi adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1985 yang pertama menyandang pangkat bintang tiga. Saat menjadi kontestan Pilgub Sumut lalu, Edy diusung koalisi lima Parpol yakni Partai Gerindra, PKS, Golkar, PAN, dan Partai Nasdem. Ia berpasangan dengan politikus Golkar Musa Rajeksah atau dikenal dengan 'Ijeck'. 

Berikut riwayat karier militer Edy Rahmayadi sebelum terjun ke panggung politik:

Letnan Kolonel

1. Letnan Dua-Kapten Danton di jajaran Kopassus (1985)

2. Danton Kostrad (1985)

3. Danton Yonif 321/Galuh Taruna Kostrad (1985)

4. Danton Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1986)

5. Danton Yonif 2/A 323/Buaya Putih Kostrad (1987)

6. Danton I/B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1988)

7. Dankipan B Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1989)

8. Dankipan A Yonif 323/Buaya Putih Kostrad (1993)

Mayor

1. Kasi Ops dan Org Bagsis (1995)

2. Ps. Pbdy Lat Kodam I/Bukit Barisan (1998)

3. Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia, Kodam I/Bukit Barisan (1998)

4. Kasi Ops Rem 031/WIrabraja, Kodam I/Bukit Barisan (2001)

5. Kasi Ops Rem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda (2001)

Letnan Kolonel

1. Komandan Kodim 0316/Batam, Kodam I/Bukit Barisan (2002)

2. Kepala Staf Korem 031/Wirabraja, Kodam I/Bukit Barisan (2004)

3. Pabandya-3/Banglarsat, Paban III/Binorg, Sopsad (2006)

4. Dosen Gol. IV Seskoad (2007) Patun Seskoad (2007)

Kolonel

1. Asops Kasdam Iskandar Muda (2008)

2. Komandan Resimen Taruna Akademi Militer (2010)

3. Pamen Denma Mabesad (2011)

Brigadir Jenderal

1. Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih (2012)

2. Dir Pemantapan Semangat Bela Negara, Deputi Bidang Pemantapan Nilai Kebangsaan, LEMHANAS RI (2013)

Mayor Jenderal

1.Panglima Divisi Infanteri I Kostrad (2014)

2. Panglima Kodam I/Bukit Barisan (2015)

Letnan Jenderal

1. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (2015-2018) []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri