Yenny Wahid Apresiasi Gelaran Pasar Murah Imlek Artha Graha Peduli

Jakarta, Menyambut Hari Raya Imlek, Artha Graha Peduli menyelenggarakan acara kick off Pasar Murah. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu (14/1) yang berlokasi di Pasar Murah Pekan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Putri Kedua Presiden Ke-4 Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, mengapresiasi gelaran Pasar Murah Imlek yang diadakan oleh program Artha Graha Peduli (AGP) ini.
Menurutnya, bangsa Indonesia kini memang tengah membutuhkan hal seperti ini di tengah mahalnya harga barang pokok.
"Pasar murah, saya berterimakasih kepada APG. Masalah bangsa besar, kesenjangan sosial," kata Yenny dalam sambutannya di bilangan SCBD, Jakarta, Sabtu (14/1).
Ia berharap acara seperti ini dapat dilaksanakan tak hanya oleh Program AGP saja, tetapi juga oleh komunitas-komunitas lainnya. Hal ini dilakukan juga demi menguatkan persatuan bangsa.
"Karena itu saya rasa acara seperti ini tidak hanya dilakukan oleh AGP tapi juga yang lainnya. Untuk terus menguatkan benang-benang persatuan Indonesia," ujarnya.
Pasar Murah AGP melayani kelompok masyarakat yang sama yaitu warga yang kurang mampu, para jompo dan orang lanjut usia. Hasil dana yang diperoleh dari penjualan paket sembako murah Artha Graha Peduli selanjutnya digunakan untuk membeli kembali sembako berikutnya.
Selain itu, dalam pasar murah tersebut dapat membeli daging dengan harga yang terjangkau yak Rp60.000,dan berbagai sayur mayur.
Artha Graha Peduli sejak lama dikenal selalu hadir membantu masyarakat pada setiap bencana dan telah berkali-kali menggelar Pasar Murah di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah yang masif dan khususnya ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.
Sebelumnya, Yenny membahas tentang bagaimana imlek dapat dirayakan oleh bangsa Tionghoa di Indonesia. Imlek sebelumnya menjadi hal yang tabu bagi bangsa Indonesia.
Namun, sejak Almarhum Ayahnya mengeluarkan inpres soal izin merayakan Imlek, hal ini disambut sangat luar biasa oleh warga Tionghoa di Indonesia.
"Bagi Gus Dur, etnis Tionghoa adalah bagian dari Indonesia. Karena itu berikan tempat yang sama kepada mereka," jelasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang



