Koperasi Merah Putih Bakal Salurkan Kredit Murah 8 Persen dan Jadi Pusat Ekonomi Desa

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dikembangkan sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.
Selain menjadi koperasi simpan pinjam, KDKMP juga akan menyediakan akses pembiayaan mikro dengan bunga rendah bagi masyarakat.
Prabowo mengatakan KDKMP tidak hanya mengandalkan dana simpanan anggota, tetapi juga menghadirkan layanan kredit mikro dan super mikro yang lebih mudah diakses masyarakat.
"Koperasi nanti tidak hanya untuk simpan pinjam, tapi nanti akan ada gerai simpan pinjam kredit yang murah, kredit mikro dan kredit super mikro," ujar Prabowo, dikutip Senin (13/7/2026).
Ia mengungkapkan salah satu skema pembiayaan yang akan tersedia adalah kredit tanpa agunan Mekaar dengan bunga hanya 8 persen per tahun.
Menurutnya, angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan bunga sebelumnya yang mencapai 22 persen.
"Yang tadinya bunganya 22 persen, saya turunkan jadi 8 persen. Dibandingkan dengan 22 persen, lumayan 8 persen, betul tidak?" katanya.
Tak hanya menyediakan pembiayaan, KDKMP juga akan menjadi pusat layanan ekonomi desa yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.
Mulai dari toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa yang menyediakan obat generik dengan harga terjangkau, pusat logistik, gudang penyimpanan, hingga cold storage untuk menjaga kualitas hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Prabowo menambahkan, koperasi tersebut juga akan menjadi jalur utama penyaluran berbagai barang subsidi pemerintah agar diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.
Menurutnya, sistem ini diharapkan mampu mencegah penyalahgunaan maupun penyelewengan barang subsidi.
"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi," tegas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









