Dorong Hilirisasi, Mendag Tawarkan Peluang Investasi Ekspor di Indonesia

AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Budi Santoso kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lewat sektor ekspor dan hilirisasi. Dalam forum Indonesia Investment Summit: Projects for Sustainable Growth yang digelar di Jakarta, Mendag mengajak para investor global untuk menanamkan modal di Tanah Air, khususnya pada sektor-sektor yang berorientasi ekspor.
“Kami berharap investor mancanegara dapat berinvestasi di Indonesia untuk produk yang berorientasi ekspor. Kami punya sumber daya alam luar biasa yang bisa menjadi komoditas ekspor,” ujar Budi Santoso, dalam Keterangan di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Menurutnya, kekayaan alam Indonesia akan memberikan nilai tambah maksimal jika diolah terlebih dulu melalui proses hilirisasi.
“Kami persilakan para investor memanfaatkan kekayaan alam Indonesia melalui hilirisasi agar bisa dipasarkan ke berbagai negara,” tambahnya.
Baca Juga: Mendag: Program Business Matching UMKM Bukukan Transaksi Rp220 Miliar
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Ketua Umum Asian Trade, Tourism, and Economic Council (ATTEC) Budihardjo Iduansjah, serta Kepala Investasi SYNO International Marcus Chin. Dari pihak Kemendag, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan turut mendampingi Mendag Busan.
Dalam konteks global, Mendag Busan mengakui bahwa dunia sedang menghadapi tantangan besar. Salah satunya, kebijakan tarif dari Amerika Serikat yang sempat ditunda selama 90 hari. Menyikapi hal ini, negara-negara ASEAN pun mengambil sikap bijak dengan menempuh jalur diplomasi dan negosiasi sejak 10 April lalu.
“Kita harus tetap optimis. Investasi adalah salah satu solusi terbaik untuk menjawab situasi global saat ini,” kata Mendag.
Budi Santoso juga memberikan apresiasi pada ATTEC yang terus mendorong investasi internasional ke Indonesia. Ia berharap kegiatan seperti Indonesia Investment Summit bisa dilakukan secara berkala untuk menjemput peluang dan mendekatkan investor ke potensi Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini terus dilakukan. Kita harus menarik investasi dan jemput bola,” tegasnya.
Ketua ATTEC, Budihardjo Iduansjah, menyampaikan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam peta perubahan ekonomi global. Menurutnya, Indonesia punya semua modal yang dibutuhkan untuk jadi pusat ekonomi dunia, apalagi jika sektor publik dan swasta mampu bersinergi dengan visi jangka panjang.
Baca Juga: Mendag Bangga Surplus Perdagangan Januari-Februari Tumbuh 133 Persen Secara Tahunan
“Lewat forum ini, kami ingin menarik investasi yang bertanggung jawab, yang tidak hanya untung secara bisnis, tapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Budihardjo.
Sementara itu, Marcus Chin dari SYNO International menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Ia menilai kesiapan infrastruktur, iklim investasi yang makin kondusif, serta pasar domestik yang besar sebagai daya tarik utama bagi investor asing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








