Pendirian Kopdes Merah Putih Wajib Lewat Musyawarah Desa dan Libatkan Warga

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan bahwa proses pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia harus dilakukan secara partisipatif melalui mekanisme musyawarah desa khusus. Dimana keterlibatan masyarakat dan perangkat desa menjadi syarat utama dalam proses tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, dalam acara Sosialisasi Nasional Pembentukan Kopdes Merah Putih yang digelar di Jakarta, Senin (14/4/2025).
“Pembentukan Kopdes Merah Putih wajib melibatkan perangkat desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), dan masyarakat setempat. Ini harus melalui musyawarah desa khusus agar benar-benar lahir dari kebutuhan dan aspirasi warga,” ujar Yandri di Jakarta.
Baca Juga: Kebijakan Top Down pada Kopdes Merah Putih Tak Tepat
Yandri juga menekankan pentingnya pendataan karakteristik dan potensi lokal sebagai bagian dari proses pembentukan koperasi. Menurutnya, keragaman potensi antar desa di Indonesia menjadi kekuatan yang harus diidentifikasi dan dimanfaatkan.
“Setiap desa punya keunggulan berbeda, dan itulah yang perlu dimaksimalkan oleh Kopdes. Karena itu, kami dorong agar pertemuan rutin dilakukan untuk menggali potensi yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, acara sosialisasi nasional ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas Kopdes Merah Putih.
Seperti yang diketahui, sosialisasi tersebut memiliki satu tujuan utama yakni menyamakan persepsi dan komitmen antara pemerintah pusat dan daerah menjelang target pendirian Kopdes secara serentak pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









