Sosok Jim Ratcliffe, Pengusaha Tajir Inggris Calon Pemilik Manchester United

AKURAT.CO, Miliarder Inggris Jim Ratcliffe belum lama ini menyatakan minatnya untuk membeli Manchester United jika klub sepak bola itu dijual.
Dalam email ke CNN Sport yang dikutip di Jakarta, Senin (22/8/22) juru bicara Ratcliffe mengkonfirmasi minatnya pada klub Liga Premier yang terkenal itu dengan mengatakan: "Kami hanya mengonfirmasi minat pada klub jika itu untuk dijual."
Menurut Forbes, Manchester United saat ini bernilai USD4,6 miliar (Rp68,4 triliun). Saat ini, klub sepak bola yang identik dengan warna merah itu dikendalikan oleh keluarga Glazer, yang juga memiliki NFL's Tampa Bay Buccaneers. Manchester United adalah salah satu klub sepak bola terbesar di dunia, tetapi belum pernah memenangkan Liga Premier Inggris sejak 2013.
Ketertarikan Ratcliffe muncul setelah laporan Bloomberg bahwa keluarga Glazer terbuka untuk menjual saham minoritas di klub Liga Utama Inggris itu kepada sebuah perusahaan investasi AS.
Desas-desus bahwa klub itu akan dijual muncul usai orang terkaya dunia, Elon Musk mentweet bahwa dia membeli klub itu yang ternyata hanya lelucon.
Untuk diketahui, Ratcliffe adalah pemegang saham mayoritas grup kimia INEOS yang memiliki klub Prancis Nice, klub Swiss Lausanne-Sport, tim bersepeda Ineos Grenadiers dan memiliki kemitraan dengan tim Mercedes F1. Forbes memperkirakan kekayaan Ratcliffe mencapai USD12,2 miliar (Rp181 triliun).
Pada bulan Mei, Ratcliffe membuat tawaran di menit terakhir untuk membeli Chelsea FC sebelum kalah dari konsorsium Todd Boehly.
Manchester United Supporters Trust telah merilis pernyataan yang membahas rumor tentang kemungkinan perubahan kepemilikan yang mengatakan:
"Spekulasi meningkat tentang potensi perubahan kepemilikan atau investor baru di Manchester United. Sementara para pendukung menyerukan perubahan, tentu saja ini harus perubahan yang benar. Setiap calon pemilik atau investor harus berkomitmen pada budaya, etos, dan tradisi terbaik klub."
"Mereka harus bersedia berinvestasi untuk mengembalikan United ke kejayaan sebelumnya, dan investasi itu harus berupa uang baru yang dihabiskan untuk sisi permainan dan stadion."
Manchester United telah berjuang untuk mendapatkan performa terbaiknya sejak kepergian manajer legendaris Sir Alex Ferguson pada tahun 2013 dan saat ini duduk di dasar Liga Premier setelah kehilangan kedua pertandingannya di musim ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




