Jakarta Tembus Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Pramono: Ini Harus Dijaga Bersama

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut, posisi Jakarta sebagai kota global terus menguat.
Berdasarkan pemeringkatan terbaru lembaga konsultan internasional asal Belgia, Resonance Consultancy, Jakarta kini menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik Dunia 2026, naik signifikan dibandingkan saat dirinya mulai menjabat.
Pramono mengatakan peningkatan peringkat tersebut menjadi bukti bahwa transformasi Jakarta mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga daya saing dan citra ibu kota.
"Jakarta adalah etalase atau role model dan inilah yang harus dijaga bersama-sama," kata Pramono di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, sebagai kota global sekaligus pusat perekonomian nasional, Jakarta dituntut menghadirkan kebijakan dan inovasi yang berbeda dari daerah lain.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendorong terobosan di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pembangunan perkotaan, hingga penguatan daya saing ekonomi.
Baca Juga: Ibu Hamil 7 Bulan Tewas Tertembak di Intan Jaya, Komnas Perempuan Desak Investigasi Independen
"Sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, Jakarta tentunya harus mempunyai terobosan-terobosan dan langkah-langkah yang berbeda dengan kota-kota di Indonesia lainnya," ujarnya.
Pramono menjelaskan, saat dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta, posisi Jakarta dalam indeks kota global berada di peringkat ke-74. Dalam waktu sekitar 10 bulan, peringkat tersebut naik menjadi ke-71.
Hasil survei terbaru yang dirilis sekitar dua hingga tiga pekan lalu kembali menunjukkan peningkatan. Jakarta kini berada di posisi ke-53 dunia dari 100 kota yang dinilai.
"Ketika saya dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, indeks kota globalnya nomor 74 dan Alhamdulillah dalam 10 bulan naik menjadi 71. Dua sampai tiga minggu lalu dilakukan survei oleh lembaga internasional yang berpusat di Brussel terhadap 100 kota dunia, Jakarta berada di ranking 53," ujar Pramono.
Dalam laporan World's Best Cities 2026 yang diterbitkan Resonance Consultancy, Jakarta dinilai memiliki daya tarik kuat di sektor pariwisata, hiburan, media sosial, serta konektivitas transportasi.
Berkat berbagai indikator tersebut, Jakarta berhasil mengungguli sejumlah kota besar dunia, seperti Washington D.C., Abu Dhabi, Busan, dan Delhi.
Capaian itu memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu kota dengan perkembangan paling pesat di kawasan Asia sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.
Baca Juga: Menstruasi hingga Kehamilan Jadi Bahan Candaan, Pejabat Publik Diingatkan Jaga Etika Komunikasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








