GP Ansor DKI Kecam Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Siap Tempuh Jalur Hukum!

AKURAT.CO Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Rida (41), yang diduga dilakukan Bahar bin Smith bersama kelompoknya usai acara Maulid Nabi di Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu malam (21/9/2025).
Sekretaris Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Sulton Mu’minah, menegaskan tindakan kekerasan tersebut tidak bisa ditoleransi, terlebih dilakukan oleh seseorang yang kerap mengatasnamakan tokoh agama.
“Ini bukan kali pertama Bahar Smith melakukan tindakan meresahkan. Kekerasan tidak bisa dibenarkan, apa pun alasannya dan siapa pun pelakunya. Kami akan menempuh langkah hukum,” tegas Sulton, Selasa (1/10/2025).
Dalam video yang diunggah akun TikTok @ansor.banser.tuah, korban mengaku digiring paksa dan dianiaya oleh sekelompok orang yang diduga pengikut Bahar Smith.
GP Ansor memastikan akan memberikan pendampingan hukum penuh bagi korban serta segera membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Kami mendesak aparat bertindak cepat dan adil. Tidak boleh ada pembiaran terhadap aksi premanisme yang mengatasnamakan agama,” lanjutnya.
Baca Juga: YIPB dan Grab-OVO Perketat Standar Keamanan Program MBG untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Banten
GP Ansor juga mengimbau seluruh kadernya di Jakarta maupun daerah lain agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada aparat penegak hukum.
“Kami tidak gentar menghadapi siapa pun yang mengancam keselamatan kader kami. GP Ansor akan berdiri di garda terdepan melawan kekerasan,” tutup Sulton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








