Warga Srengseng Sawah Tolak Pembangunan Tempat Hiburan Bar, DPRD: Jangan Dipaksakan

AKURAT.CO Warga Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menolak keras rencana pembangunan tempat hiburan bar di sekitar Hotel Kartika One.
Selain alasan izin yang belum lengkap, warga berdalih bahwa lingkungan sekitar yang religius tidak bisa menerima keberadaan tempat hiburan semacam itu.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Jakarta, August Hamonangan, meminta pihak hotel dan pengusaha tempat hiburan untuk menghormati aspirasi warga.
Baca Juga: Jelang Grand Launching, Zen Karaoke & Lounge Thamrin Hadirkan Tempat Hiburan Terlengkap!
"Pihak manajemen hotel dan pelaku usaha harus menghormati perasaan warga dan tidak memaksakan pembangunan bar di wilayah yang jelas-jelas menolak," katanya, kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).
Pembangunan tempat hiburan bar ini diketahui belum mengantongi izin sah, sebagaimana Peraturan Gubernur Nomor 101 Tahun 2013 tentang izin gangguan.
Dalam aturan tersebut, pelaku usaha harus mendapatkan persetujuan dari tetangga terdekat yang turut diketahui oleh pengurus RT dan RW setempat.
Baca Juga: Selesai Akhir Tahun, Entertainment District Bakal Jadi Tempat Hiburan Keluarga
Menurut August, masalah ini bukan hanya soal izin tetapi juga tentang sensitivitas terhadap norma dan kebiasaan masyarakat.
"Bukan hanya izin, tapi warga juga menolak karena ini menyangkut norma dan adat setempat yang harus dihormati," ujarnya.
August berharap pembangunan bar tidak diteruskan demi menjaga kedamaian dan keteraturan di lingkungan setempat.
Baca Juga: Phoenix Club, Tempat Hiburan Malam Mewah dan Berkelas di Jakarta Resmi Dibuka
"Jangan sampai masalah ini berlarut-larut dan menyebabkan ketegangan lebih lanjut," katanya.
August mengakui bahwa pelaku usaha tetap bisa berbisnis, asalkan jenis usaha yang dibangun lebih sesuai dengan karakter lingkungan. Misalnya, membuka kafe yang jam operasionalnya disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat.
"Yang penting tetap berdiskusi dengan warga dan menemukan solusi yang diterima semua pihak," katanya.
Baca Juga: 16 Anggota TNI-Polri Terjaring Razia Tempat Hiburan Malam Di Jakarta, Ada Yang Positif Narkoba
August menambahkan, penghormatan terhadap keinginan warga dan keberagaman budaya setempat penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis sekaligus menggerakkan perekonomian.
"Mari kita hormati satu sama lain dan tetap hidupkan ekonomi di Srengseng Sawah dengan usaha yang lebih diterima oleh masyarakat," pungkas politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil








