DPRD dan Pemprov Jakarta Sepakati Rancangan Awal RPJMD 2025-2029, Fokus Ekonomi dan Transportasi

AKURAT.CO DPRD Jakarta bersama pemerintah provinsi menyepakati Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jakarta 2025-2029.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat pimpinan gabungan yang digelar di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Wakil Ketua DPRD Jakarta, Basri Baco, mengatakan, visi misi dan program kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD mengusung tema besar "Penguatan Ekonomi dan Transportasi."
Seluruh poin penting dalam RPJMD akan dituangkan dalam nota kesepakatan antara gubernur dan ketua DPRD Jakarta.
"Alhamdulillah, hari ini kita sudah menyepakati bersama antara eksekutif dan legislatif mengenai rancangan Perda RPJMD yang akan kita bahas dan setujui nantinya," ujar Baco.
Baca Juga: Kesempatan Kerja Lulusan SD Beri Peluang Lebih Luas Warga Jakarta
Menurut dia, DPRD dan pemprov berkomitmen menyelesaikan penyusunan RPJMD tepat waktu.
Hal itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2025, yang mewajibkan penetapan RPJMD maksimal enam bulan sejak pelantikan kepala daerah.
"Sesuai ketentuan, maka RPJMD itu harus disahkan selambat-lambatnya enam bulan setelah pelantikan," katanya.
DPRD melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) akan memastikan RPJMD Jakarta selaras dengan arah pembangunan nasional.
"Kita sedang koordinasi dengan eksekutif agar RPJMD gubernur baru ini selaras dengan RPJMN atau Asta Cita yang dimiliki presiden," kata Baco.
Baca Juga: Bertemu Pemain Persija Jakarta, Pramono Minta Performa Tim Ditingkatkan
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jakarta, Judistira Hermawan, berharap pembahasan RPJMD berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
"Jangan sampai ada keterlambatan yang menjadi masalah ke depannya. Kita ingin Jakarta sebagai kota global benar-benar terwujud," ujarnya.
Sementara, Kepala Bappeda Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengatakan, terdapat tujuh isu strategis yang dirumuskan dalam RPJMD.
Mulai penguatan modal manusia, pemerataan pembangunan, perekonomian kompetitif, pemerintahan dinamis hingga infrastruktur berkelanjutan dan ekosistem kota yang tangguh terhadap perubahan iklim.
"Tahapan yang kami lakukan menggunakan analisis system thinking untuk merumuskan isu strategis Jakarta 2025-2029," katanya.
Baca Juga: KPU DKI Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada Rp448 Miliar ke Pemprov Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







