Cegah Tawuran Remaja Saat Ramadan di Jakarta dengan Kegiatan Kerohanian

AKURAT.CO Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ali Johan, mengusulkan agar kegiatan rohani dan wirausaha dilibatkan dalam upaya mencegah tawuran remaja selama bulan Ramadan.
Usulan ini muncul menyusul maraknya aksi tawuran yang masih sering terjadi di bulan suci.
"Saya menyarankan agar selama Ramadan diadakan kegiatan dengan nuansa kerohanian," kata Ali Johan, Selasa (11/2/2025).
Menurutnya, kegiatan rohani seperti pengajian, santunan anak yatim, dan aktivitas keagamaan lainnya dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan mental dan spiritual remaja.
Dengan adanya kegiatan tersebut, remaja diharapkan memiliki kesadaran lebih tinggi untuk tidak terlibat dalam tindakan melanggar hukum atau norma sosial.
Baca Juga: Ternyata Ini, Alasan Terpilihnya Deddy Corbuzier Jadi Staf Khusus Menhan
"Dengan mengikuti kegiatan rohani, remaja bisa lebih memahami nilai-nilai keagamaan dan mengisi waktu mereka dengan hal yang bermanfaat," ujarnya.
Selain kegiatan rohani, Ali Johan juga mengusulkan kegiatan ekonomi kreatif bagi para remaja, seperti membuka usaha pencucian motor kecil-kecilan atau menjual takjil menjelang berbuka puasa.
"Bisa dibuat kegiatan seperti cuci motor kecil-kecilan atau berjualan takjil. Ini akan memberi mereka kesibukan yang positif dan produktif," tambahnya.
Namun, ia juga menegaskan, upaya pencegahan tetap harus diimbangi dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan.
Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tetap melakukan patroli di kawasan rawan tawuran untuk memastikan situasi tetap kondusif.
"Patroli harus tetap dilakukan di titik-titik rawan. Tidak hanya penindakan, tapi juga langkah pencegahan agar hasilnya lebih maksimal," pungkasnya.
Diharapkan dengan adanya kombinasi pendekatan rohani, ekonomi kreatif, dan pengawasan ketat, angka tawuran remaja selama Ramadan dapat ditekan secara signifikan.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca di Jakarta Tekan Curah Hujan hingga 64 Persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








