Akurat Logo

DPRD DKI Desak Solusi Konkret Atasi Tawuran Remaja: Sanksi KJP Belum Ampuh!

Citra Puspitaningrum | 5 Februari 2025, 00:00 WIB
DPRD DKI Desak Solusi Konkret Atasi Tawuran Remaja: Sanksi KJP Belum Ampuh!

AKURAT.CO Tawuran antar remaja di Ibu Kota masih menjadi masalah serius yang terus berulang.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, menegaskan bahwa pihaknya tengah mencari formulasi yang lebih efektif agar insiden serupa bisa diminimalisir.

"Kita banyak pihak yang peduli. Masyarakat juga sudah jenuh melihat tawuran seperti ini. Bahkan banyak yang merasa takut, gelisah, dan resah," ujar Thamrin di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Ia menilai, kebijakan pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terlibat tawuran belum cukup efektif sebagai efek jera.

Oleh karena itu, DPRD DKI mendorong strategi penanggulangan yang lebih konkret agar tawuran benar-benar bisa dihilangkan.

Baca Juga: LK21 Kumpulan Film dan Series Genre Animation Layarkaca21 dan Dunia21 Apakah Aman atau Ilegal? Simak 4 Link Streaming Resmi Ini

"Pemerintah sudah bagus mencabut KJP, tapi faktanya tawuran masih terus terjadi," katanya.

Thamrin pun mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat kerja sama lintas instansi, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, PPSU, lurah, dan camat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menempatkan petugas piket di titik-titik rawan tawuran.

"Kita tahu di mana lokasi tawuran sering terjadi. Makanya di situlah perlu ditempatkan petugas piket. Sebab, call center hanya menerima laporan, bukan mencegah kejadian," tegasnya.

Sebelumnya, aksi tawuran remaja kembali terjadi di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada awal Januari 2025.

Bentrokan tidak hanya terjadi sekali, tetapi dua kali dalam satu hari.

Tawuran pertama pecah sekitar pukul 03.00 WIB, lalu selang beberapa jam, sekitar pukul 07.00 WIB, bentrokan kembali terjadi dengan lebih brutal.

Dugaan sementara, insiden ini dipicu masalah klasik, yakni saling lempar petasan saat perayaan Tahun Baru serta ejek-mengejek antar kelompok remaja dari rumah susun dan warga sekitar.

Baca Juga: Pendaftaran SNBP 2025 Dibuka Februari: Syarat, Jadwal Lengkap dan Cara Daftar di snbp.snpmb.id

Kejadian ini menjadi sorotan setelah rekaman aksi tawuran viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, kedua kelompok terlihat saling serang dengan senjata tajam, batu, dan petasan, menciptakan suasana mencekam di lokasi.

Dengan maraknya insiden tawuran, DPRD DKI Jakarta mendesak adanya langkah preventif yang lebih tegas, agar kekerasan di kalangan remaja bisa benar-benar diberantas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.