Akurat Logo

Ini Ide Ridwan Kamil Atasi Banjir di Jakarta

Atikah Umiyani | 6 November 2024, 09:45 WIB
Ini Ide Ridwan Kamil Atasi Banjir di Jakarta
 

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), mengungkap sejumlah ide dan strategi untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. 

Khusus di Jakarta Selatan, RK menilai perlu diperbanyak titik parkir air.

Sehingga, wilayah Selatan tetap aman sekalipun mendapat kiriman air dari Bogor. 

Jika dirinya terpilih di Pilkada Jakarta 2024, RK sudah berencana untuk menggunakan sejumlah APBD Jakarta untuk mengimplementasikan strategi tersebut. 

"Kan teori banjir semua sama aja, tinggal esekusi ya. Di Selatan (Jakarta) itu banyakin parkir air kalau hujannya dari Bogor, bendungan kan udah di bangun ya oleh pak Jokowi dan saya Gubernur (Jawa Barat) dulu, kita akan belanja APBD di sana lebih banyak sehingga air ditahan dulu," kata RK di Jakarta, dikutip Rabu (6/11/2024). 

Baca Juga: Ustazah Peduli Palestina Dukung Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024

Sementara untuk wilayah Jakarta Pusat, RK berencana untuk memperbanyak sumur resapan sebagaimana program ini juga pernah dilakukan oleh mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

Selain itu, RK juga mengaku akan melanjutkan program naturalisasi sungai. 

"Di tengah (pusat) perbanyakan sumur resapan dan biopori sambil naturalisasi (sungai), dan program naturalisasi kita lanjutkan," ujarnya. 

Kemudian untuk di wilayah Jakarta Utara, RK berencana membangun tanggul laut atau giant sea wall. Dimana, program ini juga sudah mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto. 

"Di utara, giant sea wall sudah disetujui oleh pak Presiden. Tiga tadi harusnya ya dalam lima tahun kita cicil kerjakan mudah-mudahan banjir akan berkurang," ungkapnya. 

Baca Juga: Golkar Tegaskan KIM Plus Siap Berjuang Maksimal Menangkan Ridwan Kamil-Suswono

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK