Amankan Aksi Unjuk Rasa Pengemudi Ojol, Polisi Kerahkan 1.784 Personel

AKURAT.CO Polisi mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa demo ojek online (ojol) yang dilakukan di Kawasan Istana Negara hingga kantor Ojol siang ini, Kamis (29/8/2024).
"Kuat libat personel pengamanan aksi unjuk rasa sebanyak 1.784 personel. Terdiri dari Satgasda 1.413 personel dan Satgasres 372 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan.
Terkait rekayasa lalu lintas, Ade Ary menjelaskan, akan bersifat situasional tergantung situasi dan kondisi di lapangan. Apabila jumlah massa dan eskalasi meningkat, maka akan diadakan penutupan jalan.
"Apabila jumlah massa tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa," ungkapnya.
Mantan Kapolres Jakarta Selatan ini pun mengimbau agar massa aksi tetap berpedoman pada regulasi sesuai aturan hukum yang berlaku. Dia juga meminta massa untuk menyampaikan aspirasi secara sejuk dan damai.
"Silakan sampaikan aspirasi secara sejuk dan damai, tidak ada ujaran kebencian dan provokatif yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas," tukas Ade Ary.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menghindari kawasan yang menjadi titik demonstrasi dengan mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.
"Kepada semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan aman dan tertib," tutup dia.
Sebagai informasi, Koalisi Ojol Nasional akan mengadakan aksi unjuk rasa di sejumlah titik pada Kamis (28/8/2024) dengan enam tuntutan termasuk layanan tarif serta promosi aplikator.
Koalisi Ojol Nasional akan mulai melakukan penyampaian pendapat di muka umum pada pukul 14.00 WIB dengan sasaran aksi Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Selain driver dari Jabodetabek, demo ojol juga akan dihadiri oleh sejumlah massa ojol dari Bandung, Jogjakarta, Bali, Lombok, Jambi, Padang, Cirebon, Serang dan Purwakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







