Akurat Logo

RS Pusat Pertamina Kembali Beroperasi Normal Usai Terbakar

Dwana Muhfaqdilla | 27 Agustus 2024, 20:12 WIB
RS Pusat Pertamina Kembali Beroperasi Normal Usai Terbakar

AKURAT.CO Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) telah kembali beroperasi secara normal, setelah insiden kebakaran yang terjadi pada Senin (26/8/2024). Kebakaran yang terjadi di lantai 4F, tepatnya area gudang penyimpanan yang sedang direnovasi pun berhasil diatasi tanpa adanya korban jiwa.

Demi memastikan kondisi seluruh pasien tetap aman dan nyaman, manajemen RSPP melakukan penyisiran ke setiap kamar rawat inap. Proses ini dilakukan pada Senin (26/8/2024) malam demi memastikan tak ada area yang terlewat dalam upaya pemulihan pasca kebakaran.

Plt. Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika, dr. Lia Gardenia Partakusuma, mengatakan, saat ini RSPP telah kembali beroperasi seperti sedia kala. Seluruh layanan kesehatan telah berjalan normal dan manajemen memastikan, bahwa pasien bersama seluruh staf berada dalam kondisi yang baik.

Baca Juga: RS Pusat Pertamina Kebakaran, Diduga Api Berasal dari Panel Listrik

"Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan operasional rumah sakit dapat kembali berjalan normal dalam waktu yang singkat. Langkah-langkah preventif akan terus kami tingkatkan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pasien serta seluruh staf di lingkungan rumah sakit," kata dr. Lia kepada wartawan, Selasa (27/8/2024).

Bahkan, sejak Selasa (27/8/2024) pagi hari, pelayanan medis di RSPP telah berfungsi seperti biasa. Layanan rawat jalan dan rawat inap pun sudah kembali beroperasi secara penuh.

"Masyarakat dapat kembali mengakses layanan kesehatan di RSPP dengan aman dan nyaman," ungkapnya.

Sebelumnya, telah terjadi kebakaran di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, pada Senin (26/8/2024) sekitar pukul 13.15 WIB. Kebakaran tersebut melanda lantai 4F yang sedang dalam proses renovasi.

Beruntung, lokasi kebakaran tidak berada di area pelayanan pasien, sehingga dampak terhadap pasien dapat diminimalisir. Pada saat kejadian, RSPP sedang merawat 134 pasien yang berada di ruang rawat inap.

Manajemen RSPP segera mengaktifkan prosedur darurat untuk mengevakuasi para pasien ke tempat yang lebih aman, yakni Gedung B lantai 1 dan IFG.

"Keselamatan pasien adalah prioritas utama kami. Seluruh pasien telah dipindahkan ke tempat aman dan mendapat penanganan medis yang diperlukan," kata Plt. Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC, Lia Gardenia Partakusuma, kepada wartawan, Senin (26/8/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.