Ingrid: Banjir di Bekasi dan Depok Harus Diselesaikan

AKURAT.CO Calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrat, Ingrid Kansil, akan memperjuangkan persoalan banjir di Bekasi dan Depok. Menurutnya, fenomena ini harus segera diselesaikan, mengingat sudah menjadi bencana musiman.
Sebagai caleg yang ditugaskan di Dapil Jawa Barat (Jabar) VI, yakni Kota Bekasi dan Depok, Ingrid sudah berkeliling ke sejumlah tempat di masa kampanye yang ditentukan KPU. Berbagai macam keluhan ia dapati selama menjumpai masyarakat, salah satunya banjir.
"Masyarakat mengeluhkan kali di sekitar tempat tinggal mereka kurang memiliki drainase yang baik. Dampaknya, warga selalu kebanjiran ketika musim penghujan datang," tutur Ingrid dalam siaran pers yang diterima wartawan, Minggu (7/1/2024).
Baca Juga: Debat Tema Hubungan Internasional, Ganjar Tegaskan Konsep Bebas Aktif Wujudkan Perdamaian Dunia
Persoalan lainnya adalah sanitasi dan air bersih yang terbatas. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu tak bisa menutupi kesedihannya ketika mendengar masih ada warga di sekitaran Ibu Kota yang masih kesulitan mengakses air bersih.
"Semua aspirasi dari warga, insyaallah akan saya akomodir. Bagi saya, ini sangat miris sekali. Karena setiap musim penghujan pasti daerah mereka banjir. Ini sudah terjadi dari tahun ke tahun lho," sesal Ingrid.
Dengan kondisi saat ini, tentu tidak banyak yang bisa Ingrid perbuat. Namun, ia berencana menghubungi pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah setempat, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menindaklanjuti persoalan warga.
Baca Juga: 3.041 Ribu Personel Gabungan dan Rekayasa Lalin Disiapkan untuk Amankan Debat Pilpres Hari Ini
"Solusi yang dapat saya berikan saat ini adalah menghubungi institusi terkait, seperti Pemda dan Kementerian PUPR untuk memberikan perhatiannya terhadap permasalahan banjir, drainase, dan air bersih di Bekasi," janji Ingrid.
Ternyata, permasalahan serupa juga didapati ketika turun ke wilayah Depok. Hampir setiap wilayah yang ia kunjungi di Kota Belimbing ini kurang memiliki drainase yang baik, sehingga ketika hujan, banjir selalu melanda.
"Di Kota Depok juga sama. Saya mendapatkan masukan dari warga bahwa banjir selalu datang ketika musing penghujan. Ini merupakan permasalahan tahunan yang ternyata belum selesai," kata Ketua Umum Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) ini.
Baca Juga: Mardiono Turun ke Sawah di Sukabumi, Dengarkan Langsung Keluhan Petani dan Berikan Solusi
Dengan berbagai persoalan tersebut, Ingrid menganggap Pemerintah perlu segera membangun sistem drainase yang terintegrasi dengan tata kelola kota yang baik. Karena dengan cara seperti ini, banjir yang menghantui warga bisa teratasi.
"Saya harap Pemerintah bekerja secara konkret. Bukan hanya mengecek, lalu tidak ditindaklanjuti. Dengan era keterbukaan informasi saat ini, saya yakin Pemerintah mengetahui kondisi ini. Tapi faktanya belum juga teratasi," kritiknya.
Sebab itu, Ingrid berjanji kepada warga Kota Bekasi dan Depok akan memperjuangkan persoalan ini sampai tuntas ketika terpilih menjadi anggota DPR RI. "Jika amanah warga diberikan ke saya, insyallah akan saya perjuangkan di parlemen," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









