Kampung Susun Bayam Bukti Warga Jakarta Tidak Ada yang Terpinggirkan Selama Anies Berkuasa

AKURAT.CO Peresmian rumah baru bagi warga Kampung Bayam di Kelurahan Papango, Jakarta Utara oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai pujian. Warga yang tergusur pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS) kini mendapatkan tempat tinggal yang modern dan tak lagi kumuh.
Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, berdirinya Kampung Susun Bayam yang berdampingan dengan JIS adalah salah satu contoh paradigma pembangunan yang manusiawi. Warga Kampung Bayam diperlakukan secara baik dan tidak disingkirkan oleh pembangunan.
"Kampung Susun Bayam yang berdiri kokoh berdampingan dengan JIS, adalah fakta paling nyata bahwa di Jakarta selama lima tahun ini tidak ada warga yang terpinggirkan apalagi diperlakukan tidak adil akibat pembangunan sebuah infrastruktur besar," ungkapnya, Jumat (14/10/2022).
Dia mengatakan, Anies Baswedan menyadari betul bahwa sebuah pembangunan infrastruktur berskala besar pasti berdampak terhadap warga sekitar. Oleh karena itu, hak-hak warga yang terdampak harus dikedepankan bahkan mesti ditingkatkan karena sudah ikut berperan dalam keberhasilan pembangunan JIS.
"Dalam proses pembangunan JIS, warga dijadikan bagian integral mulai dari dilibatkan sebagai pekerja hingga dibangunkan kembali sebuah Kampung Susun yang megah tempat mereka merajut kembali masa depan bersama keluarga masing-masing," ungkapnya.
Senator Jakarta ini mengatakan, berdirinya Kampung Susun Bayam menjadi bukti bahwa kuasa seorang pemimpin begitu besar dampaknya bagi kehidupan warga jika benar-benar konsisten direalisasikan.
Konsistensi Anies Baswedan menggunakan kekuasaannya untuk memastikan hak dan harkat warga yang terdampak sebuah proyek pembangunan infrastruktur tidak tercerabut bahkan malah derajatnya ditingkatkan akan menjadi catatan sejarah dan standar penting kepemimpinan Jakarta di masa depan.
"Mereka yang terdampak sebuah pembangunan sebuah infrastruktur harus ikut merasakan dan menikmati manfaat dari infrastruktur tersebut, bukan malah dipinggirkan apalagi disingkirkan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kampung Susun Bayam terdiri dari tiga blok/gedung/menara dengan 4 lantai yang diperuntukkan bagi 135 kepala keluarga, ditambah dengan 3 unit hunian khusus difabel, sehingga total berjumlah 138 unit hunian.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



