Wali Kota Jakarta Utara: Aetra dan Palyja Tidak Bisa Penuhi Kebutuhan Air Bersih

AKURAT.CO, Pemanfaatan air tanah untuk kehidupan sehari-hari biasa digunakan warga di Jakarta. Namun di Jakarta Utara, kualitas air tanah disebut Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau kurang bagus.
Apalagi dua perusahaan air Palyja dan Aetra dikatakan Syamsuddin tidak bisa mengcover kebutuhan ketika kemarau tiba.
"Tapi memang air tanah permukaan kalau di Jakarta Utara itu emang kurang bagus," katanya kepada awak media, Sabtu (24/8/2019).
Salah satu upaya yang diambil adalah penambahan kios untuk suplai air. Kios air bisa digunakan untuk warga dalam pemenuhan kebutuhan air.
"Ada 25 kios di beberapa titik disebar kemudian intensitas pengiriman yang awalnya satu tangki nantinya akan ditambah dan sudah disampaikan," jelasnya.
Meski kemarau melanda, warga Jakarta Utara biasa menggunakan air dari kios ketimbang air tanah. Warga dikatakannya sudah biasa membeli air dari kios.
" Untuk air tanah kita juga sudah himbauan juga, perusahaan dan gedung besar itu jangan pakai air tanah," katanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




