Bongkar Penjualan Obat Palsu, Polda Metro Jaya Butuh Waktu Satu Bulan

AKURAT.CO, Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membutuhkan waktu satu bulan untuk mengungkap kasus peredaran obat yang masuk dalam kategori G.
Lamanya waktu untuk mengungkap kasus ini dikarenakan jajaran Polda Metro Jaya tidak mau gegabarh.
Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo mengatakan, sebelum mengungkap distributor, polisi lebih dahulu menangkap penyalahgunaan obat daftar G ini, tapi tidak disebutkan identitasnya.
Selain itu, penyelidikan ini juga karena Tramadol atau pil koplo sudah tidak lagi diprodiksi sealama satu tahun lalu.
Sehingga, jika ada yang masih beredar maka dipastikan obat itu palsu dan tak laiak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
"Ini mengindikasikan bahwa obat itu palsu," ujar dia Selasa (18/9).
Selain itu, kedua distributor berinisial AMW dan AB ini meracik obat itu sendiri tanpa melihat kadar obat yang diraciknya.
"Padahal keduanya tidak berlisensi dan bukan ahli farmasi. Kami mencurigai ada (sales) yang kerap masukin obat. Selain itu di obat yang dipasarkan tidak memiliki lisensi dari BPOM," tutur dia.
AMB dan AB pun terancam hukuman penjara minimal lima tahun lantaran dianggap melanggar Undang undang kesehatan no 36 tahun 2009 dan Undang Undang Perlindungan Konsumen nomer 8 tahun 1999.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




