Haji Lulung: Jangan Samakan Ahok dengan Nelson Mandela

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) meminta tidak menyamakan kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela.
"Katanya (seperti) Nelson Mandela, beda dong kasusnya dengan kasus Ahok," ujar Lulung kepada wartawan, Rabu (24/5).
Lebih detil, Haji Lulung memaparkan bahwa Nelson adalah pejuang pejuang yang melawan sistem apartheid di Afrika Selatan. Dipenjara 27 tahun pun itu murni karena persoalan politik. Sedangkan, Ahok divonis 2 tahun oleh Majelis Hakim karena telah terbukti menodai agama karena ucapannya di kepulauan seribu itu.
"Nelson mandela dihukum (dipenjara) dia diasingkan karena persoalan politik. Kalau ini kan dia (Ahok) penistaan agama di mayoritas lagi," ungkapnya.
Dengan demikian, Menurutnya Ahok sebaiknya menyaring perkataannya tersebut, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa dihina.
"Kalau saya ingin dia (Ahok) tobat, nggak lagi caci maki orang, ngomong, bicara harus bagus. Kalau orang nilai kerjanya bagus, perilakunya harus bagus, itu kan kata orang, kata DPRD belum bagus," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




