Pemutihan Ijazah Warga Jakarta Dibereskan Bertahap

AKURAT.CO Pemutihan ijazah bagi warga Jakarta akan diselesaikan secara bertahap.
Alasannya, menurut Gubernur Jakarta, Pramono Anung, masih banyak ijazah yang tertahan dan memerlukan ketelitian agar proses pemutihan berjalan baik.
Dia mengatakan, masalah ini perlu proses panjang dan harus melibatkan komitmen pemerintah untuk memastikan warga Jakarta dapat memperoleh bantuan.
Tahap pertama pemutihan telah dilakukan dengan mencakup lebih dari 500 ribu dokumen ijazah.
Baca Juga: Kualitas SDM Kalah dari Malaysia dan Singapura, Target Jakarta Kota Global Makin Berat
Pramono mengatakan, pada 2 Mei 2025 mendatang, setelah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) akan ada penyerahan ijazah tambahan.
"Jika ini belum selesai, kami akan terus melanjutkan ke tahap-tahap berikutnya," ujarnya di Gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Politikus PDIP itu menekankan bahwa pemutihan ijazah adalah masalah serius yang harus diselesaikan untuk kepentingan warga Jakarta.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa pemutihan adalah bagian dari upaya Pemprov Jakarta membantu masyarakat yang ijazahnya terhambat dan tidak bisa diambil tanpa bantuan pemerintah.
Baca Juga: Usulan Truk di Jakarta Hanya Beroperasi Malam Hari Berisiko Ganggu Distribusi Logistik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







