YIPB, Grab, dan OVO Sediakan Makanan Bergizi untuk Sekolah Khusus di Tangerang Raya

AKURAT.CO Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) menggandeng Grab Indonesia dan OVO untuk menyediakan makanan bergizi bagi Sekolah Khusus (SKH) di wilayah Tangerang Raya.
Inisiatif ini bertujuan mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus, dengan memastikan mereka mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua Pengurus Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Muhammad Rizal Sutomo, dan Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi.
Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, Ketua Pelaksana Harian YIPB, Cahaya Manthovani, President Director OVO, Karaniya Dharmasaputra, serta Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Reinata.
Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, menegaskan, program ini merupakan bagian dari visi besar yayasan dalam memastikan setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang.
"Kami di Yayasan Inklusi Pelita Bangsa percaya bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu kita dukung bersama. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi mereka untuk bisa belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujar Maya.
Baca Juga: Dukung Ekonomi Rakyat, Revitalisasi Pasar Terban Yogyakarta Ditargetkan Selesai Juli 2025
Fokus utama program ini adalah menjangkau Sekolah Khusus (SKH) atau Sekolah Luar Biasa (SLB), dimulai dari wilayah Tangerang Raya. Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
"Kami tidak ingin ini hanya menjadi aksi sesaat. Semua dilakukan secara bertahap, dengan perencanaan yang matang agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," tambah Maya.
Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di SLB Negeri 7 Jakarta, dan kini diperluas ke lebih banyak sekolah dengan dukungan berbagai pihak.
Ketua Harian YIPB, Cahaya Manthovani, menuturkan bahwa inisiatif ini membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Grab Indonesia dan OVO.
"Untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak berkebutuhan khusus, kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Grab Indonesia dan OVO telah menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan program ini. Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan inklusi," ujarnya.
Dalam kerja sama ini, Grab Indonesia akan menyediakan makanan sehat bergizi bagi 1.500 murid dan guru di 11 SLB di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan. Program ini bekerja sama dengan 8 merchant di sekitar sekolah.
Setiap hari, makanan bergizi akan didistribusikan ke sekolah-sekolah tersebut melalui sistem pemesanan yang terintegrasi dengan teknologi Grab.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama, termasuk akses ke makanan sehat. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak SLB, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal dengan memberdayakan UMKM sekitar," ujar Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi.
Neneng memastikan, semua merchant yang terlibat telah melalui proses kurasi ketat, termasuk pelatihan kebersihan dan kualitas makanan.
Selain itu, ada mekanisme pengawasan berupa mystery shopper, yang melakukan pengecekan acak untuk memastikan standar tetap terjaga.
Menu makanan dalam program ini akan bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus, dengan standar gizi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
"Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Karena itu, kami memastikan makanan yang diberikan aman dan sesuai dengan kebutuhan mereka," tambahnya.
President Director OVO, Karaniya Dharmasaputra, menambahkan, program ini merupakan bagian dari komitmen OVO dalam mendorong inisiatif sosial yang berkelanjutan.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Airports Hari Ini, Penumpang Diprediksi Capai 741 Ribu
"Sebagai platform pembayaran digital, kami tidak hanya berfokus pada inovasi di sektor keuangan, tetapi juga bagaimana kami bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini adalah langkah awal, dan kami berharap dapat terus mendukung program-program serupa di masa mendatang," ujarnya.
Kolaborasi antara Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Grab Indonesia, dan OVO menjadi langkah nyata dalam mendukung inklusi dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus.
Program Makan Bergizi SKH ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi pendidikan dan kesehatan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









