PAM Jaya Hadapi Tantangan Menuju 100 Persen Cakupan Air Bersih Tahun 2030

AKURAT.CO Dalam rangka mewujudkan visi cakupan air bersih di seluruh wilayah Jakarta pada 2030, PAM Jaya menghadapi tantangan besar.
Salah satu tantangan yang dihadapi yaitu mengajak masyarakat Jakarta beralih menggunakan air PAM Jaya.
Senior Manager Corporate Communications and Office Director PAM Jaya, Gatra Vaganza, mengungkapkan bahwa salah satu hambatan utama adalah mengubah kebiasaan masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan air tanah.
"Meski sudah berbagai upaya dilakukan, seperti memberikan sambungan air gratis dan pengundian logam mulia, namun untuk merubah mindset masyarakat agar beralih ke air PAM Jaya, tetap bukan perkara mudah," katanya saat diskusi air bersih dalam rangka menyambut Hari Air Sedunia di Jakarta Selatan, Rabu (19/3/2025).
Baca Juga: Pengelola Apartemen Apresiasi PAM Jaya Sesuaikan Tarif Air Berdasarkan Pemakaian
Menurut Gatra, wilayah Timur dan Selatan Jakarta menjadi daerah yang paling sulit untuk mengubah kebiasaan menggunakan air tanah.
Berbagai cara telah dilakukan seperti memberikan sambungan gratis dan juga pengundian logam mulia bagi pelanggan, tetapi masih belum menyadarkan masyarakat.
"Di wilayah yang sudah terbiasa dengan air tanah, kami menemui kendala untuk mengajak mereka beralih ke air PAM Jaya meskipun kami sudah memberikan berbagai insentif," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Kebijakan Publik Jakarta, Sugiyanto, juga menjelaskan pendapatnya bahwa masyarakat akan lebih tertarik menggunakan air PAM jika mengetahui air yang dikelola PAM Jaya itu bersih, higienis dan bisa langsung diminum.
Baca Juga: PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Minum Sesuai Standar Kesehatan
"Masyarakat pasti akan mencari air PAM jika mereka tahu kualitasnya. Kendala pertama adalah pemetaan daerah-daerah yang membutuhkan sambungan baru," katanya.
Untuk mencapai target 130 ribu sambungan baru, lanjut Sugiyanto, PAM Jaya perlu melakukan pemetaan wilayah yang membutuhkan tambahan sambungan.
Dia meyakini jika pemetaan ini sudah dilakukan dengan baik, target tersebut bisa tercapai dengan cepat.
"Jika daerah-daerah yang membutuhkan sambungan baru sudah dipetakan dengan jelas, proses pemasangannya akan lebih mudah dan target 130 ribu sambungan bisa tercapai dengan cepat," ujarnya.
Baca Juga: Kenaikan Tarif PAM Jaya demi Fokus Kualitas Pelayanan dan Pembangunan Pipa Baru
Sugiyanto juga menyoroti masalah penggunaan air tanah di Jakarta yang sudah sangat serius.
Menurutnya, untuk mengatasi hal ini, perlu adanya kebijakan terobosan dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait pembatasan penggunaan air tanah.
"Saya pikir perlu ada terobosan dari Gubernur Pramono Anung untuk membatasi penggunaan air tanah oleh masyarakat umum, agar pemanfaatannya lebih bijak dan berkelanjutan," jelasnya.
PAM Jaya menghadapi tantangan untuk mencapai 100 persen cakupan air bersih Jakarta 2030, dengan upaya mengubah kebiasaan masyarakat menggunakan air tanah.
Baca Juga: Bantuan Tandon Air Gratis Terus Berjalan, PAM Jaya Ingatkan Warga Pakai dengan Bijak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






