Akurat Logo

BNPB: Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Jakarta Cukup

Mukodah | 4 Maret 2025, 07:53 WIB
BNPB: Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Jakarta Cukup

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kecukupan jumlah bantuan logistik bagi korban banjir di Jakarta.

"Apabila kurang, bisa minta kembali. Kami siap untuk membantunya," kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Lukmansyah, dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

BNPB mendistribusikan bantuan barang kebutuhan dasar seperti sembako, makanan siap saji dan juga keperluan pengungsian yang meliputi matras, kasur selimut dan terpal kepada warga terdampak banjir, pada Senin (3/3/2025) sore.

Baca Juga: 52 RT di Jaktim dan Jaksel Masih Terendam Banjir, Ini Daftarnya

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, turut hadir dalam pendistribusian bantuan logistik BNPB dan sekaligus meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Lukmansyah memastikan bahwa BNPB segera memetakan langkah penanggulangan banjir, sehingga bencana serupa tidak berulang di kemudian hari atau setidaknya mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Data sementara BNPB mencatat, korban terdampak ada 485 keluarga atau 1.446 orang dan sebanyak 224 unit rumah di Kelurahan Rawajati terendam banjir dengan ketinggian muka air 50 centimeter sampai 1,5 meter.

Baca Juga: Ratusan KK di Teluk Pucung Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor, Ketinggian Air Capai 1 Meter

Dalam waktu dekat, BNPB akan menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah di Jakarta dan pihak-pihak terkait yang difokuskan pada pemecahan masalah penyebab banjir.

"Dari banjir ini tidak seperti biasanya. Biasanya empat-lima jam surut tetapi ini sampai sore belum surut juga. Diharapkan setelah dicarikan solusinya, risikonya tidak terlalu banyak," kata Lukmansyah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK