AKURAT.CO Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan alasan pihaknya menahan artis Fransiska Candra Novita sari, atau Siskaeee. Penahanan penting dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemeran film Kramat Tunggak itu sementara ini harus menetap di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan, terhitung hari ini, Kamis (25/1/2024).
"Setelah dilakukan pemeriksaan sejak tadi malam terhadap FCN atau S (Siskaeee), kemudian penyidik melakukan tindakan penahan terhadap tersangka S untuk memudahkan penyidikan selanjutnya. Maka penahanan dilanjutkan," kata Kombes Ade, petang tadi.
"Sampai dengan saat ini penyidik masih terus bekerja. Tahap penyidikan ini untuk melengkapi fakta dan melengkapi berkas, karena saudari S patut diduga turut serta melakukan tindak pidana dengan sengaja atau dengan persetujuan dirinya melakukan kegiatan yang bermuatan pornografi."
Lebih jauh Ade Ary menjelaskan bahwa penahanan terhadap Siskaeee yang dilakukan mulai hari ini, Kamis (25/1/2024) sampai 20 haribke depan untuk memudahkan proses penyidikan terhadap tindak pidana yang tengah dijalaninya.
Menanggapi keputusan yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, Tofan Agung Ginting selaku kuasa hukum Siskaeee langsung bergerak cepat dengan mengajukan surat penangguhan bagi kliennya tersebut.
Disinggung mengenai surat penangguhan tersebut, Ade Ary menyebut pihaknya memang telah menerima surat itu. Namun, penangguhan penahanan masih belum bisa diberikan lantaran masih akan dikaji dan dipertimbangkan lebih dulu.
"Betul, jadi Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya telah menerima surat permohonan tersebut. Dan tentunya nanti akan dikaji dan dipertimbangkan oleh penyidik," jelas Ade Ary.
Siskaeee sendiri bakal dipersangkakan dengan Pasal 8 jo Pasal 34 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









