Akurat

Komisi E Ingatkan Dinkes DKI Tetap Waspada Hadapi Hepatitis Akut Misterius

Okto Rizki Alpino | 30 Mei 2022, 13:27 WIB
Komisi E Ingatkan Dinkes DKI Tetap Waspada Hadapi Hepatitis Akut Misterius

AKURAT.CO, Anggota Komisi E DPRD DKI Fraksi PKS Solikhah meminta Dinkes DKI tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus misterius penyebab hepatitis akut yang telah menjangkiti anak-anak di Jakarta. Penyakit yang belum diketahui pasti penyebabnya itu harus diwaspadai lantaran ada catatan kenaikan kasus di Jakarta meskipun sebarannya tak secepat virus COVID-19. 

"Tapi prinsipnya tetap waspada seperti mengahadapi COVID-19 kemarin dan kolaborasi harus terus dilakukan dengan berbagai pihak," katanya, Senin (30/5/2022). 

Politisi PKS itu mengatakan pihaknya telah memanggil Dinkes DKI ke ruang rapat Komisi E DPRD DKI untuk meminta penjelasan-penjelasan terkait kasus hepatitis akut misterius itu di Jakarta. Pemprov, kata dia, berkomitmen tinggi untuk mencegah penularan virus pada anak-anak. 

"Hasil dari rapat kerja komisi E dengan Dinkes bahwa Pemda komitmen untuk serius mencegah dan menanggulangi hepatitis akut walau sampai hari ini PBB, WHO belum infokan bahwa penyebab virus ini masih dalam penelitian dan kajian," ungkapnya. 

Dia menambahkan, masyarakat juga harus tetap menjaga protokol kesehatan dasar dan sanitasi yang baik, dan mencuci tangan. Sehingga potensi tertular penyakit ataupun menularkan ke orang lain semakin kecil. 

"Pesan kami untuk masyarakat supaya tetap menjaga kesehatan dasar. Karena itu cara kita mencegah," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, kasus hepatitis akut menjadi ancaman baru bagi masyarakat Jakarta. Khususnya pada anak usia 16 bahkan lebih banyak dialami anak usia di bawah 10 tahun. Mulai munculnya kasus itu bersamaan dengan melandainya kasus COVID-19 di Jakarta dan Indonesia. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri