Akurat

Warga Cipulir Merapat! Ada Vaksinasi Covid-19 di Gedung Forum Teknologi Lemigas

| 30 Agustus 2021, 06:00 WIB
Warga Cipulir Merapat! Ada Vaksinasi Covid-19 di Gedung Forum Teknologi Lemigas

AKURAT.CO Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral menggelar vaksinasi Covid-19 bertajuk "Vaksinaksi" bagi masyarakat umum Jakarta dan sekitarnya.

Adapun lokasi vaksinasi Covid-19 ini digelar dari 28 Agustus 2021 sampai 1 September 2021. Bertempat di Gedung Forum Teknologi Lemigas, Jakarta Selatan.

Acara ini merupakan aksi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, First Media, Kesehatan Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Kesdam Jaya) serta Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teladan SMA Negeri 3 Jakarta.

Plt. Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana menjelaskan, perkantoran Badan Litbang ESDM dipilih menjadi lokasi vaksinasi karena memiliki fasilitas gedung besar dan area terbuka yang cukup luas untuk menampung kerumunan masyarakat.

Selain itu, cakupan vaksinasi untuk masyarakat sekitar di Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama masih rendah, yakni 58 persen. Cakupan tersebut merupakan peringkat 62 dari 65 kelurahan di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Penyediaan lokasi vaksinasi di Gedung Forum Teknologi Lemigas ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan cakupan vaksinasi di Kelurahan Cipulir hingga 65-75 persen," kata Dadan dalam keterangannya, Jakarta, Senin (30/8/2021).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan vaksin AstraZeneca sedangkan Kesdam Jaya menyiapkan vaksin Sinovac. Vaksin AstraZeneca diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Vaksin Sinovac ditujukan pada anak berusia 12-17 tahun, lanjut usia (lebih dari 60 tahun) dan peserta vaksin ke-2 Sinovac. 

Total pemberian vaksin selama lima hari ditargetkan 3.000 orang di sekitar Kecamatan Kebayoran Lama atau 600 dosis vaksin per hari. Vaksinasi terbuka untuk umum, baik dari masyarakat maupun anggota keluarga Kementerian ESDM.

Penyelenggaran ini tidak membatasi alamat domisili penduduk, sehingga penduduk yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta juga dapat mengikuti. 

Total peserta yang terjaring pada hari pertama sebanyak 625 orang dan tervaksin 590 orang. Dari 457 orang yang mendaftar untuk vaksin AstraZeneca, 430 dapat langsung menerima dan 27 di antaranya tertunda. Sebanyak 168 orang pendatar untuk vaksin Sinovac, dapat dilakukan penyuntikan kepada 160 peserta dan 18 orang tertunda.

Pegawai yang belum berhasil menerima vaksin adalah penyintas Covid-19 kurang dari tiga bulan, penyandang auto imun, penderita hipertensi dan penderita asma. 

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri 3 Jakarta menyempatkan untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi. Rachmat menyarankan agar vaksinasi di kawasan umum seperti pasar juga digalakkan bagi para pedagang, sehingga turut meningkatkan cakupan vaksinasi.

Menurutnya, jika sebagian besar pedagang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, pasar dapat memasang spanduk tentang kawasan penerima vaksinasi. 

“Pemasangan spanduk tersebut akan membuat masyarakat lebih nyaman dan aman dalam berbelanja," sambung Rachmat. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.