Bantu Tekan Penyebaran COVID-19, PT Angkasa Pura II Keluarkan Biaya 11 miliar

AKURAT.CO, PT Angkasa Pura II sebagai koordinator wilayah provinsi yang diikuti 33 BUMN di Banten telah mengeluarkan biaya sebesar Rp11 miliar sebagai bentuk kontribusi dalam menekan penyebaran COVID-19.
Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Wiweko Probojakti dalam keterangan resminya mengatakan, bantuan tersebut telah dipergunakan untuk kegiatan pembagian sembako, alat pelindung diri (APD), obat - obatan dan vitamin, serta sosialisasi kepada masyarakat di 19 Bandara Angkasa Pura II.
"PT Angkasa Pura II berkomitmen untuk menekan penyebaran COVID-19. Anggaran yang sudah kami keluarkan mencapai Rp11 miliar dalam beberapa bulan terakhir untuk menekan penyebaran COVID-19 di Banten," kata Wiweko pada Rabu (10/2/2021).
Ia menjelaskan, Angkasa Pura II sebagai salah satu BUMN di Indonesia yang tergabung dalam klaster jasa pariwisata dan pendukung berkewajiban memenuhi empat pilar tujuan pembangunan berkelanjutan yakni pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan, serta pilar hukum dan tata kelola.
Kemudian terkait program "Plasma BUMN Untuk Indonesia", Wiweko mengatakan kegiatan tersebut adalah upaya yang akan dioptimalkan karena efektifitas penyembuhan melalui plasma konvalesen bagi pasien positif sangat besar.
"Bantuan kepada warga terdampak kami sampaikan kepada pasien juga dilakukan dengan donor plasma konvalesen yang dilakukan oleh penyitas. Semoga upaya yang kami lakukan bisa bermanfaat dalam memutus penyebaran COVID-19," katanya.
PT Angkasa Pura II juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatannya serta menjaga keseimbangan imunitas dengan berpikir positif.
"Ternyata berpikir positif itu mampu meningkatkan imunitas," tuturnya.
SGM of Communitiy Development, Amirzal menambahkan kegiatan donor plasma konvalesen hari ini diikuti oleh enam peserta yang dilaksanakan di UDD PMI Kota Tangerang empat orang, di PMI Kabupaten Tangerang satu orang, dan PMI Tangerang Selatan satu orang.
Sosialisasi mengenai donor konvalesen bagi karyawan BUMN akan dilakukan guna memenuhi stok plasma konvalesen yang banyak dibutuhkan.
"Ketersediaan plasma konvalesen dan stok yang ada tak imbang. Maka itu di BUMN akan kami lakukan guna membantu pasien dan semakin banyak yang sembuh," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



