Masuk Cagar Budaya, Masjid Al Alam dan Rumah si Pitung Kondisinya Memprihatinkan

AKURAT.CO, Bangunan cagar budaya di Jakarta Utara kurang diperhatikan. Dua destinasi wisata seperti Rumah Si Pitung dan Masjid Al Alam jauh dari kucuran dana maintenance bulanan.
Di Rumah si Pitung, perbaikan meliputi kayu pondasi yang menopang bangunan berbahan dasar kayu ulin itu. Damra Hamka pengurus Rumah Si Pitung mengatakan karena darurat pondasi diganti dengan kayu.
"Karena sudah tua dan harus diganti makanya ditopang pakai kayu yang lain. Kondisinya seperti ini," tunjuk Hamka saat memperlihatkan kondisi pondasi pada Senin (20/5/2019).
Hal itu baru segelintir perbaikan yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Lantai dasar dari kayu juga mengalami hal yang sama. Di bagian tengah ruangan dan belakang lantsi dasar sudah bolong. Tidak hanya itu, pengunjung juga dibatasi hanya 10 orang yang boleh masuk ke dalam rumah.
"Saluran air juga sama kok, udah kropos dan harus diganti. Malahan kalau hujan bocor. Saya sediakan ember aja biar gak rembes ke bawah," ujar Hamka.
Rumah si Pitung yang penuh dengan informasi tentang jawara Betawi pada masa penjajahan Belanda idealnya punya dokumen resmi. Hamka menilai jika ada flyer dan atau papan informasi akan memudahkan pengunjung untuk tahu akan sejarah.
"Selama ini gak ada, cuma saya yang jelasin ke pengunjung tentang sejarah bangunan ini," katanya.
Bergeser sekitar 500 meter dari Rumah si Pitung, lokasi bangunan cagar budaya lainnya juga bernasib sama. Masjid Al Alam tetap kokoh dan melayani umat meski hidup dari dana swadaya pengurus masjid.
Kusnadi pengurus Masjid Al Alam menjelaskan sejak 2009 dana renovasi atau maintenance tidak pernah diterimanya. Meski tidak merinci kerusakan pada masjid yang dibangun abad 16 itu, Kusnadi ingin pemerintah tidak lepas tangan.
"Sampe sekarang dari tahun 2009 belum ada renovasi. Kita juga gak ada renovasi besar-besaran. Tapi namanya masjid tua kerusakan ada aja. Cuma namanya aja benda cagar budaya tapi pemerintah lepas tangan," tegas Kusnadi.
Masjid Al Alam sejatinya pernah disatroni oleh Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikatakan Kusnadi pernah berkunjung.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK

