Lewat Investasi dan Pariwisata, PM Malaysia Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di 2025
Demi Ermansyah | 16 Februari 2025, 10:26 WIB

AKURAT.CO Pemerintah Malaysia optimistis ekonomi negara akan tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5% pada 2025.
Dimana proyeksi ini didorong oleh peningkatan investasi domestik, akselerasi proyek infrastruktur, serta sektor pariwisata yang semakin bergairah.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dalam konferensi persnya Sabtu (15/2/2025), menyampaikan bahwa perusahaan investasi terkait pemerintah telah berkomitmen menggelontorkan dana sebesar MYR25 miliar atau setara Rp91,67 triliun untuk investasi langsung domestik pada tahun pertama dari lima tahun pelaksanaan Program Aktivasi dan Reformasi Instansi Pemerintah Terkait (GEAR-UP).
"Kemudian, soal kbijakan kenaikan upah minimum dan gaji pegawai negeri juga, kami memprediksi akan adanya peningkatan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi," paparnya dikutip dari Reuters.
Meskipun begitu, lanjutnya, Malaysia juga menghadapi tantangan eksternal, seperti pelemahan permintaan dari mitra dagang utama, ketegangan geopolitik, serta kebijakan proteksionis di beberapa negara yang berpotensi menghambat ekspor dan perdagangan internasional.
"Dalam rangka memastikan keberlanjutan fiskal, Pemerintah Malaysia terus menjalankan reformasi besar-besaran, termasuk pengelolaan subsidi yang lebih terarah, peningkatan pengumpulan pendapatan negara, serta penerapan kerangka fiskal yang lebih ketat melalui Undang-Undang Keuangan Publik dan Tanggung Jawab Fiskal 2023 (UU 850)," paparnya.
Dengan kebijakan yang progresif serta stabilitas politik yang terjaga, lanjut PM Anwar, Malaysia berharap dapat terus memperkuat perekonomiannya dan mencapai target pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








