AKURAT.CO Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Januari 2025, dan kemungkinan disusul pada Maret 2025.
Dimana langkah tersebut diambil seiring inflasi yang mulai mendekati target 2% dan pertumbuhan ekonomi yang masih lesu. Melansir dari Bloomber, Jumat (13/12/2024), pendekatan bertahap untuk menurunkan suku bunga dianggap sebagai langkah paling aman, selama kondisi ekonomi berjalan sesuai ekspektasi.
Namun, penurunan yang lebih besar, hingga 50 basis poin, tetap menjadi opsi jika situasi mendesak. Meski begitu, keputusan agresif seperti itu berisiko memunculkan kesan bahwa ECB sedang menghadapi kondisi genting.
Baca Juga: ECB Bisa Pangkas Suku Bunga di Desember 2024
Hingga saat ini, ECB belum membuat keputusan final. Setiap rapat akan digunakan untuk mengevaluasi semua data terbaru. Kebijakan juga mungkin mengalami penyesuaian, terutama setelah ada kejelasan lebih lanjut tentang langkah-langkah ekonomi Presiden AS, Donald Trump, yang akan mulai menjabat pada Januari 2025.
Pendekatan bertahap sebesar 25 basis poin ini dianggap mampu menjaga keseimbangan di antara berbagai pandangan dalam dewan ECB. Bagi anggota yang khawatir inflasi bisa bertahan lebih lama, kebijakan ini memberikan sinyal bahwa ECB tidak bertindak terlalu agresif.
Sebagai informasi, pada Kamis (12/12/2024), ECB kembali menurunkan suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini, membawa suku bunga deposito ke level 3%.
Para ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan pemangkasan bertahap akan terus dilakukan pada setiap rapat kebijakan hingga Juni 2025, yang bisa menurunkan suku bunga acuan menjadi 2%. Namun, pasar cenderung mengantisipasi langkah yang lebih agresif dari ECB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi










